Home / Berita / Nasional / FPI Lantik Gubernur Tandingan, Mendagri: Ahok Harus Mau Mendengar

FPI Lantik Gubernur Tandingan, Mendagri: Ahok Harus Mau Mendengar

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.  (rimanews.com)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo. (rimanews.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Aksi massa Front Pembela Islam (FPI) yang melantik ‘gubernur tandingan’ sebagai reaksi atas dilantiknya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai Gubernur DKI Jakarta  mendapat tanggapan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Tjahjo menyarankan agar Ahok membuka ruang komunikasi dengan ormas-ormas yang menolaknya. Hal ini melihat posisinya yang saat ini sudah menjabat Gubernur DKI Jakarta.

“‎Soal orang suka dan nggak suka kan wajar. Tapi sebagai gubernur kan pamong harus mau mendengar yang pro dan kontra, itu teknik memimpin,” kata Mendagri di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jaksel, Selasa (2/12/14) dikutip dari detikcom.

Mantan Sekjen PDIP ini enggan berkomentar lebih lanjut tentang perselisihan FPI dan Ahok. Ia menegaskan penolakan terhadap Ahok tak akan mengganggu jalannya pemerintahan.

“Nggak. Nggak ganggu pemerintahan kok,” sambungnya.
Bagi Kemendagri sendiri, Tjahyo menegaskan tidak ada istilah tandingan dalam pemerintahan.

“Kalau Kemendagri, nggak ada istilah tandingan,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,  FPI telah melantik Koordinator Gerakan Masyarakat Jakarta, Fahrurrozi Ishaq sebagai gubernur rakyat Jakarta. (detik/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Keluarga Cabut Banding Vonis Ahok, Apa Alasannya?