Home / Berita / Nasional / Waspada! Kristenisasi Berkedok Islami

Waspada! Kristenisasi Berkedok Islami

Ahmad sedang memberikan kajian tentang Isa Almasih kepada teman-temannya. (youtube)
Ahmad sedang memberikan kajian tentang Isa Almasih kepada teman-temannya. (youtube)

dakwatuna.com – Jakarta. Baru-baru ini kembali beredar sebuah video yang menyakiti umat Islam melalui sebuah pesan berantai di sosial media WhatsApp, Blackberry Massanger dan situs berbagi video Youtube. Video itu menceritakan tentang kisah sebuah keluarga yang melakukan misi kristenisasinya dengan berkedok pakaian dan kegiatan yang mencerminkan keislaman.

Video berdurasi 4 menit 48 detik itu menceritakan keluarga Ahmad yang menurut penjelasan dari video itu telah murtad dan menjadi pengikut Yesus selama satu tahun.

Ahmad aktif menjalankan misi kristenisasinya kepada para tetangga dan teman-temannya. Ahmad bersama istrinya seringkali melakukan pertemuan dengan para teman-temannya secara berkala dengan membahas kitab Injil dan mempengaruhi teman-temannya yang di ajak berkumpul untuk mempercayai dan mengikuti keyakinannya.

Dengan berkedok pakaian muslim seperti berkopiah, memakai baju koko dan memakai sarung serta tetap melafazkan ‘Assalamu’alaikum’ dikala berjumpa orang lain, Ahmad mencoba mempengaruhi orang lain untuk mempercayai Nabi Isa sebagai Tuhan.

Pada menit ke 1:50, dengan percaya diri Ahmad dalam sebuah pertemuan mengajak teman-temannya yang datang untuk merasakan kehadiran Isa Almasih ditengah-tengah mereka.

“Saudara-saudara, marilah kita hormati kehadiran Isa Almasih di tengah-tengah kita, bahwa dia pernah bersabda, ruhnya hadir ditengah-tengah kita, kita datang dengan kerendahan hati, pada Isa Almasih, kalimatullah yang hidup dan menjadi korban bagi kita, dan kita boleh hidup dalam kebahagiaan,” kata Ahmad dalam video itu.

Sampai berita ini dimuat, belum diketahui dimana video ini dibuat dan siapa yang pertama kali menyebarkannya. Video ini pun seperti sudah disetting dan dibuat profesional untuk mengelabui umat Islam yang masih lemah tentang ilmu ketauhidan.

Tonton videonya di sini:

 

(wa/youtube/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Cina Ubah Nama Sebuah Sungai karena Dinilai ‘Islami’

Organization