Home / Berita / Internasional / Asia / Tujuh Mahasiswa Cina Diadili Terkait Akademisi Pejuang Minoritas Uighur

Tujuh Mahasiswa Cina Diadili Terkait Akademisi Pejuang Minoritas Uighur

Ilham Tohti, pegiat hak-hak minoritas muslim Uighur (bbc)
Ilham Tohti, pegiat hak-hak minoritas muslim Uighur (bbc)

dakwatuna.com – Cina. Tujuh mahasiswa diajukan ke pengadilan di Cina karena hubungan mereka dengan akademisi yang dipenjara, Ilham Tohti.

Tohti dikenal sebagai pejuang hak-hak muslim Uighur, kelompok minoritas etnis di Provinsi Xinjiang, Cina Barat, lapor wartawan BBC Celia Hatton (26/11/2014).

Bulan lalu, pengadilan Cina menghukum penjara seumur hidup Ilham Tohti karena dinyatakan bersalah telah memicu ketegangan etnis antara Uighur dan kelompok etnis mayoritas Han.

Pengacara cendekiawan Ilham Tohti mengatakan kepada BBC, para mahasiswa ini menulis pada situs internet dosen mereka tentang apa yang memicu perdebatan antara Uighur dan kelompok etnis lainnya di Cina.

Pemerintah menyatakan situs tersebut mendukung kemerdekaan Xinjiang. Pengacara, Li Fangping, mengatakan para mahasiswa dapat dipenjara sampai 15 tahun.

Kelompok hak asasi manusia dunia mengecam keputusan pengadilan Cina yang mendukung hukuman terhadap Tohti permulaan minggu ini, dengan mengatakan dia adalah tokoh yang berpolitik moderat bertujuan damai.

Pemerintah Beijing berupaya untuk memberantas yang dianggap sebagai ekstremisme Islam di provinsi khusus tersebut setelah terjadinya sejumlah serangan yang dituduh dilakukan kelompok militan suku Uighur yang beragama Islam. (bbc/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 5)
Loading...

Tentang

Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Pengunjung Membludak, Pameran Buku di Aljazair Dikunjungi 2,3 Juta Orang