Topic
Home / Berita / Nasional / Rencana JK Kurangi Jam Kerja, Ahok: Jangan Anggap Remeh Perempuan

Rencana JK Kurangi Jam Kerja, Ahok: Jangan Anggap Remeh Perempuan

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (kompas.com)
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (kompas.com)

dakwatuna.com – Jakarta.  Rencana Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang akan memotong waktu kerja wanita selama dua jam pada awal tahun mendatang mendapat tanggapan dari Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Pada dasarnya Ahok setuju-setuju saja dengan usulan tersebut selama kebijakan tersebut telah dipikirkan secara matang dan memperhatikan dampaknya bagi lingkungan pekerja.

Ahok juga meyakini bahwa tidak semua pekerja perempuan menyetujui usulan JK tersebut.

“Kamu jangan salah, belum tentu mereka (pekerja perempuan) menyetujuinya, jangan anggap remeh perempuan,” kata Ahok ketika diminta pendapatnya di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu, (26/11/14).

Meski begitu, Ahok menyatakan siap menerima keputusan apapun selama masih dalam batas yang wajar. Terlebih, yang memutuskan adalah orang nomor dua di Indonesia, ia siap menunggu perintah JK.

“Selama masih wajar ya kita dukung, saya yakinlah keputusan Pak JK itu atas pemikiran yang panjang. Beliau sudah paham kondisi masyarakat kita kan,” ungkapnya.(sna/okezone/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 4,00 out of 5)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Empat Ciri Wanita Penghuni Surga

Figure
Organization