Topic
Home / Berita / Nasional / Larang Penuhi Undangan Rapat di DPR, Jokowi Justru Hambat Kinerja Menterinya

Larang Penuhi Undangan Rapat di DPR, Jokowi Justru Hambat Kinerja Menterinya

Kabinet Kerja Jokowi-JK (inet)
Kabinet Kerja Jokowi-JK (inet)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua Komisi VIII Ledia Hanifa Amalia mempertanyakan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapa melarang para menterinya untuk tidak menghadiri undangan rapat di DPR. Padahal, dia mengungkapkan undangan tersebut penting untuk mengetahui program kabinet kerja selama lima tahun ke depan.

“Sebenarnya undangan Rapat Dengar Pendapat kepada para menteri hanya sekedar ingin mengetahui program kabinet lima tahun ke depan. Itu saja,” tegas Ledia Hanifa seperti yang dikutip dari ROL, Senin (24/11).

Dia mengaku bingung dengan alasan Jokowi, padahal, saat ini DPR RI sudah tidak lagi terbelah menjadi dua kubu. Karena, lanjut Ledia, KIH dan KMP sudah melakukan kesepakatan damai. Bahkan, KIH sudah menyetorkan nama-nama fraksi untuk pembagian delapan komisi di DPR.

Ledia menambahkan, pertemuan antara eksekutif dan legislatif penting dilakukan agar ada pengawasan dari DPR terhadap program kerja para menteri ke depan.

“Untuk itu, wajib bagi eksekutif dan legislatif rapat bersama apalagi di masa awal pemerintahan,” ucapnya.

Lebih lanjut Ledia mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat menyayangkan sekali tindakan yang dilakukan Presiden Jokowi. Tindakan ini, menurut Ledia, tentu akan menghambat kinerja pemerintahan terutama para menteri. “Kerja pemerintah terhambat karena pelarangan ini,” katanya.

Padahal, diketahui, masalah penyusunan alat kelengkapan dewan sudah selesai dan telah menemukan hasilnya.

“Untuk UU MD3, selagi belum direvisi maka UU lama tetap berlaku,” ujar politisi PKS dari dapil Jabar I itu. (rol/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 5)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Tips Membangun Kepercayaan Anak dengan Ibu Bekerja Melalui Ramadhan

Organization