Home / Berita / Nasional / Presiden Jokowi Tak Paham Ketatanegaraan di Indonesia

Presiden Jokowi Tak Paham Ketatanegaraan di Indonesia

Presiden Joko Widodo saat mengumumkan susunan Kabinet di Istana Negara, Ahad (26/10/14).  (kompas.com)
Presiden Joko Widodo saat mengumumkan susunan Kabinet di Istana Negara, Ahad (26/10/14). (kompas.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Herman Khaeron mengkritisi surat edaran Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjianto kepada jajaran Kabinet Kerja. Dia menilai, surat edaran itu tanda Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memahami struktur ketatanegaraaan di Indonesia.

Herman mengatakan surat menyurat tersebut semestinya tidak perlu dilakukan jika Presiden Jokowi ingin kerja lancar.

“Makin cepat koordinasi dengan DPR, kerjanya makin cepat. Surat itu didasarkan dari surat seskab, 3 November instruksi presiden, lalu 4 November keluar surat seskab. Rini merujuk perintah itu. Presiden harus paham ketatanegaraan itu,” kata Herman, di Jakarta seperti yang dikutip dari inilah.com, Jakarta, Selasa (25/11).

Terkait alasan Jokowi yang menurutnya DPR RI belum solid, kata Herman, bukanlah suatu alasan pemerintah untuk menunda kerja pemerintahan. Karena menurutnya, pemerintah tidak akan bisa berjalan tanpa pengawasan.

“Kalau menunda karena koordinasi internal pemerintahan, itu kami pahami. Tapi kalau alasannya di DPR itu tidak tepat,” tegasnya.

Dia mengimbau pemerintah Jokowi dapat belajar dari pemerintahan periode lalu semasa Susilo Bambang Yudhoyono. “Kita belajar periode lalu, begitu dilantik, presiden beri arahan, menteri kerja termasuk kerja dengan DPR,” tambahnya. (inilah/abr/dakwatuna)

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (2 votes, average: 1,50 out of 5)
Loading...

Tentang

Avatar
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Soal ‘Jalan Tol Pak Jokowi’, Fahira Idris: Rakyat Sudah Cerdas

Organization