Topic
Home / Narasi Islam / Artikel Lepas / Makan Siang Kru Ditunggui Gubernur

Makan Siang Kru Ditunggui Gubernur

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedang mengambil makan siang. (Aki Awan)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sedang mengambil makan siang. (Aki Awan)

dakwatuna.com – Telah tiga hari kita meninggalkan Bandung, ke Bekasi, di ibukota, lalu Depok. Menginap di kantor perwakilan Jawa Barat untuk Jakarta.

Di kamar kantor perwakilan itu, Ajudan telah menyiapkan setumpuk dokumen pemerintahan untuk, dipelajari, ditandatangani, dst. Sudah lewat tengah malam waktu itu, ketika kita tiba usai membuka PORDA 12 Jawa Barat di Bekasi..

Besok pagi, kang Aher dijadwalkan mengisi seminar TIK di BPPT, malamnya ada silaturahim “Rampak Sauyunan Ngawangun Jawa Barat” besama tokoh tokoh nasional Jawa Barat, para menteri asal Jawa Barat, juga anggota DPRRI,  di Grand Sahid.

Rupanya acara “Rampak Sauyunan Ngawangun Jawa Barat” berlangsung sangat menarik, kental dengan nuansa persaudaraan, hampir tengah malam acaranya baru selesai. Besok paginya kang Aher akan mempresentasikan “Adhikarya Pangan Nusantara” kepada kementrian pertanian, di Bidakara. Maka malam ini beliau harus memperdalam ulang materi presentasi tersebut.

Usai presentasi, beberapa waktu sebelum Shalat Jum’at kang Aher memenuhi undangan I LEAD Universitas Indonesia “Pendidikan untuk Bangsaku” bersama 100 ketua Osis se-Indonesia, beliau diminta berbagi pengalaman kepemimpinannya.

Usai Shalat Jum’at itulah, pengurus DKM masjid UI mendapati kang Aher sedang berdzikir, yang lalu mengajaknya makan siang dan berdialog bersama pengurus Masjid dan beberapa mahasiswa di belakang mihrab. Seciduk penuh nasi, tahu dan tempe, sayur.

Setiap perjalanan, Seorang gubernur minimal didampingi seorang Ajudan, dan beberapa pengawal dari kepolisian dan TNI. Mereka inilah yang kita panggil dengan istilah kru. termasuk kang Aher. Sebagai Gubernur Jawa Barat, beliau dilengkapi dengan kru yang sama.

“Mau makan di mana?” Tanya kang Aher pada kru, sesaat sebelum perjalanan pulang menuju Bandung yang langsung disambut usulan Kru untuk makan siang di km 57 saja..

Kang Aher sudah makan siang di masjid UI tadi, makanan penuh berkah dari sebuah masjid Universitas Indonesia. Maka di 57 itu kang Aher tidak makan siang lagi, hanya menemani kru. Tidak ada yang tergesa gesa di sana, semua kru bersantap dengan nikmat meski dengan kang Aher menunggu.

Tidak ada yang merasa terganggu, atau tidak enak hati, karena rupanya mereka sudah biasa makan-makan ditunggui Gubernur seperti itu.

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Lihat Juga

20 Tahun Berkiprah, Kepala Daerah dari PKS Gelar Konsolidasi Nasional

Organization