Topic
Home / Berita / Internasional / Amerika / Labirin Terbesar di Dunia, Turis Tersesat Sampai Hubungi 911

Labirin Terbesar di Dunia, Turis Tersesat Sampai Hubungi 911

Labirin Dixon dilihat dari udara (coolpatchpumpkins.com)
Labirin Dixon dilihat dari udara (coolpatchpumpkins.com)

dakwatuna.com – Amerika Serikat. Anda yang suka tantangan, cobalah mampir ke Dixon di California, Amerika. Di sana terdapat labirin terbesar di dunia yang masuk buku rekor Guinness World.

Bahkan saking besarnya labirin ini, turis sampai telepon 911 karena tersesat berjam-jam.
Labirin yang dibuat di atas kebun jagung 6.000 m2 ini memang luas dan membingungkan, sehingga tidak sedikit turis yang tersesat di dalamnya.

Labirin di atas kebun jagung dibuat oleh Cooley bersaudara. Awalnya mereka membuat labirin itu pertama kali pada tahun 2007. Pada tahun 2014, mereka kembali membuatnya kembali dengan desain berbeda, 2.000 m2 lebih luas dari sebelumnya.

Cooley bersaudara pun membuat sendiri labirin tersebut, mulai dari proses pemotongan. Hasilnya pun cukup fantastis, terbukti dari komentar sebagian turis yang tersesat di dalamnya sampai memanggil 911.

Kepala Polisi daerah Solano County pun sempet menerima pengaduan sejumlah turis yang tersesat di labirin jagung. Salah satu turis pun hanya bisa pasrah dan menelpon 911 setelah tersesat di dalamnya selama empat jam.

Ada juga yang menelepon karena cemas labirin akan ditutup pada pukul 22.00 WIB, sementara dia masih terjebak di dalamnya. Jubir Kepala Polisi daerah Solano County, Deputi Daryl Snedeker mengatakan, kasus tersebut terjadi setiap tahunnya.

Pihak polisi pun telah menjalin hubungan baik dengan pihak pemilik labirin jagung. Kepala Polisi cukup memberi tahu pemilik labirin jagung, dan mereka akan mencari sang turis yang tersesat itu. Polisi pun menyarankan kepada traveler, agar selalu bawa peta sebelum masuk. (detik/rem/dakwatuna)

Redaktur: Rio Erismen

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Alumnus Universitas Al-Azhar Cairo dan Institut Riset dan Studi Arab Cairo.

Lihat Juga

Demonstran Minta Trump Merdekakan Hong Kong dari Cina

Figure
Organization