Home / Berita / Internasional / Afrika / Ikhwanul Muslimin Peringatkan Ancaman Israel di Semenanjung Sinai

Ikhwanul Muslimin Peringatkan Ancaman Israel di Semenanjung Sinai

Militer Israel membunuhi tawanan di Semenanjung Sinai tahun 1967 (elmogaz.com)
Militer Israel membunuhi tawanan di Semenanjung Sinai tahun 1967 (elmogaz.com)

dakwatuna.com – Kairo. Jamaah Ikhwanul Muslimin (IM) di Mesir memperingatkan terjadinya bencana yang lebih besar dari peristiwa tahun 1967 saat Israel menguasai Semenanjung Sinai. Hal ini disebutkan dalam pernyataan IM dalam rangka memperingati Perang 10 Ramadhan tahun 1973, saat Mesir dan Suriah berjuang melawan Israel untuk merebut kembali wilayahnya.

Saat ini militer Mesir dirasa tidak berada dalam kondisi yang baik dan siap. Militer Mesir lebih sibuk dengan urusan politik, ekonomi dan menghadapi aksi-aksi demonstrasi di jalanan Mesir. Dalam pernyataan itu disebutkan, “Jika militer sibuk dengan politik dan menghadapi rakyatnya sendiri di jalanan, lalu sibuk juga dengan urusan ekonomi, bagaimana akan tangguh dalam melindungi negara? Saat ini kita benar-benar dalam kondisi yang sangat berbahaya, melebihi bencana tahun 1967.”

Pada tanggal 5 Juni 1967, angkatan udara Israel melakukan serangan mendadak atas pangkalan udara Mesir. Serangan itu memulai terjadinya perang 6 hari atau yang sering disebut dengan “Naksah” (bencana). Israel berhasil mencaplok Semenanjung Sinai (Mesir), dataran tinggi Golan (Suriah), Tepi Barat dan Gaza (Palestina).

Keberhasilan militer dalam merebut kembali Sinai pada tahun 1973 adalah berkat dilakukannya reformasi militer. Saat itu militer dibersihkan dari perilaku menyimpang para elit militer sebelumnya yang tenggelam dalam dunia politik sehingga dengan mudah ditaklukkan Israel.

“Saat ini kesalahan elit militer kembali dilakukan. Mereka kembali kepada politik, bahkan mengudeta kehendak rakyat. Tidak hanya di politik, mereka juga tenggelam dalam mengejar ambisi ekonomi mereka,” demikian pernyataan itu menjelaskan. (msa/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (2 votes, average: 9,50 out of 10)
Loading...

Tentang

Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

  • Rachamim Slonim Dwek

    Sadly another Malaysian or Indonesian sucked into Palestinian and Arab propaganda. Guess how many Palestinians blog about SE Asia? ZERO. Why? They dont care about you. Stop spitting on your ancestors and restore your proud culture to what it should be.

  • Rachamim Slonim Dwek

    Sadly another Malaysian or Indonesian sucked into Palestinian and Arab propaganda. Guess how many Palestinians blog about SE Asia? ZERO. Why? They dont care about you. Stop spitting on your ancestors and restore your proud culture to what it should be.

Lihat Juga

Sejarah itu Tentara