Topic
Home / Berita / Nasional / Serang Prabowo dengan HAM, Oleh Pengamat JK Malah Dianggap ‘Man of The Match’

Serang Prabowo dengan HAM, Oleh Pengamat JK Malah Dianggap ‘Man of The Match’

Debat Capres-Cawapres 2014 di Balai Sarbini, Jakarta. Senin (9/6/14).  (solopos.com)
Debat Capres-Cawapres 2014 di Balai Sarbini, Jakarta. Senin (9/6/14). (solopos.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Pengamat komunikasi politik Universitas Indonesia (UI) Effendi Ghazali menilai calon wakil presiden Mohammad Jusuf Kalla menjadi man of the match debat calon presiden dan wakil presiden, Senin (9/6/2014) malam.

“Jawaban JK lebih down to earth dan santai. Bahkan dia berani melakukan serangan-serangan,” ujarnya di Balai Sarbini, Jakarta, Senin malam.

Dalam debat Capres semalam JK memang mengajukan pertanyaan soal pelanggaran HAM yang selama ini banyak dialamatkan kepada prabowo.

Namun Effendi , menilai bahwa jawaban calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto, soal Hak Asasi Manusia (HAM) yang kerap diisukan kepadanya cukup masuk akal.

Menurut Effendi, jawaban yang dilontarkan Prabowo itu merupakan sebuah pembelaan terhadap dirinya. Karena berdasarkan pernyataan Prabowo, pada saat menjadi komandan jenderal Komando Pasukan Khusus (danjen Kopasus) bukan melanggar HAM, tapi menyelamatkan HAM.

“Jawaban Prabowo cukup oke, dia menceritakan bagaimana dia bisa disebut melanggar HAM. Justru Prabowo ingin mengatur HAM,” kata Effendi.

Selain itu, pernyataan Prabowo yang mempersilakan Jusuf Kalla untuk bertanya tentang alasan pemberhentian Prabowo dari dinas militer kepada atasannya saat itu, yakni Wiranto menjadi kunci bahwa memang Prabowo tidak bersalah, dan hanya menjalankan perintah atasan untuk menyelamatkan bangsa.

“Tadi kan jawaban Prabowo, ‘kalau mau tahu tanya atasan saya’. Dengan dijawab seperti itu mestinya pertanyaan soal HAM mati malam ini,” ucap dia.

Debat kandidat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin malam, sebagai salah satu tahapan dalam pilpres 9 Juli 2014. Pada debat pertama ini, topik yang akan diangkat adalah “Pembangunan demokrasi, pemerintahan yang bersih, dan kepastian hukum”. Hadir dua pasang capres cawapres, Prabowo-Hatta yang mengenakan kemeja putih dan Jokowi-JK yang mengenakan jas hitam, kemeja putih, dan dasi merah. Kedua pasang menjalani enam sesi debat dengan pola tanya-jawab masing-masing. (kompas/viva/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

SBY dan Prabowo Jelaskan Hasil Pertemuannya di Cikeas

Organization