Home / Berita / Internasional / Eropa / Trauma Kekejaman Rusia, 10 Ribu Tatar Krimea Mengungsi

Trauma Kekejaman Rusia, 10 Ribu Tatar Krimea Mengungsi

Muslim Ukraina (islammemo.cc)
Muslim Ukraina (islammemo.cc)

dakwatuna.com – Simferopol. Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menyatakan bahwa sekitar 10 ribu warga Semenanjung Krimea telah mengungsi. Kebanyakan mereka adalah warga Muslim Tatar Krimea. Bahkan gelombang pengungsian sudah dimulai sebelum diadakan referendum bergabungnya Krimea ke Rusia Maret yang silam.

Seperti dilansir Al-Hayat, juru bicara UNHCR, Adrian Edwards, menyatakan bahwa UNHCR memantau terus terjadinya penambahan jumlah pengungsi warga Krimea. Jumlah mereka saat ini 10 ribu orang, sepertiga di antaranya adalah anak-anak. “Kebanyakan mereka adalah warga Tatar Krimea (Muslim), walaupun ada juga dari etnis lainnya, yaitu Ukran dan Rusia.”

Dari pantauan UNHCR, kebanyakan mereka mengungsi ke wilayah tengah (45%) dan wilayah barat (26%). Para pengungsi sendiri mengatakan bahwa mereka meninggalkan tempat tinggalnya karena merasa berada dalam bahaya. Walaupun pihak PBB sendiri belum bisa mendapatkan bagaimana ancaman yang selama ini menimpa mereka. Sekitar 70 tahun yang silam, kebanyakan warga Muslim Tatar Krimea diusir dari tempat tinggalnya, dan dibuang ke wilayah-wilayah yang jauh dengan perlakuan yang sangat kejam.

Saat ini UNHCR bekerja sama dengan pemerintah setempat dan beberapa lembaga sosial dalam membantu mereka. Sebanyak dua ribu pengungsi sudah mendapatkan bantuan keuangan, tapi sampai saat ini belum bisa diadakan kamp-kamp pengungsian. (msa/dakwatuna)

 

Redaktur: M Sofwan

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Ketua Studi Informasi Alam Islami (SINAI) periode 2000-2003, Kairo-Mesir

Lihat Juga

Pesawatnya Jatuh, Putin Tak Bernyali di Hadapan Israel

Organization