Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Diskriminasi Terhadap Muslim Uighur, Laporkan Tetangga Berjanggut Warga Xinjiang Dapat Hadiah Uang

Diskriminasi Terhadap Muslim Uighur, Laporkan Tetangga Berjanggut Warga Xinjiang Dapat Hadiah Uang

Muslim di Xinjiang, Cina - (Foto: annahar.com)
Muslim di Xinjiang, Cina – (Foto: annahar.com)

dakwatuna.com – Beijing. Pemerintah lokal di sebuah daerah di Xinjiang, China, Jumat (25/4/2014), menawarkan uang bagi warga di wilayah bergolak Xinjiang yang melaporkan tetangganya yang memelihara janggut.

Para pejabat di wilayah Shaya menawarkan uang antara Rp 80.000 hingga Rp 80 juta bagi warga yang memberikan informasi termasuk mereka yang menumbuhkan janggut. Demikian harian The Global Times melaporkan.

Selain itu, hadiah uang juga diberikan untuk warga yang memberikan informasi terkait warga lokal yang melakukan aktivitas keagamaan ilegal. Begitu kabar dari The Daily Times tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Bentrokan berdarah kerap terjadi di Xinjiang antara pemerintah dan kelompok minoritas Uighur yang mayoritas memeluk agama Islam.

Bagi etnis Uighur, menumbuhkan cambang dan janggut tak hanya merupakan tradisi keagamaan namun juga merupakan salah satu dari budaya mereka.

Pemerintah Xinjiang juga meluncurkan kampanye yang mereka sebut sebagai “Proyek Kecantikan”, yaitu mendorong warga lokal untuk tidak mengenakan kerudung, yang banyak dikenakan para perempuan Uighur.

Bahkan di ibu kota Xinjiang, Kashgar terdapat aturan bagi mereka yang akan memasuki kantor-kantor pemerintah, bank atau pengadilan maka untuk perempuan harus melepas kerudung sementara pria harus mencukur bersih cambang dan janggut mereka.

Xinjiang, yang meliputi seperenam wilayah China, adalah kawasan strategis bagi China karena berhadapan langsung dengan Asia Tengah dan memiliki deposit minyak dan gas bumi dalam jumlah yang cukup besar. (kompas/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ozil: Mushaf Dibakar, Masjid Ditutup, Umat Muhammad Bungkam Terhadap Derita Muslim Uighur

Figure
Organization