Topic
Home / Berita / Internasional / Asia / Jumlah Pemabuk Meningkat, Ulama India Tolak Shalatkan Jenazah Mereka

Jumlah Pemabuk Meningkat, Ulama India Tolak Shalatkan Jenazah Mereka

Pemabuk - Ilustrasi images: Blazer Blog
Pemabuk – Ilustrasi images: Blazer Blog

dakwatuna.com – India.  Kelompok ulama Islam di India memutuskan untuk tidak akan menyolatkan jenazah seorang yang kecanduan minuman keras. Sikap ini diambil di tengah meningkatnya jumlah pemabuk di negara tersebut.

Diberitakan harian Times of India pekan ini, keputusan ini diambil pada pertemuan para imam di Bihar, sebelah timu rlaut negara itu. Padahal, menyolatkan jenazah adalah salah satu rukun wajib dalam mengurus mayat sebelum dikuburkan.

“Ini adalah keputusan yang bersejarah untuk menolak menyolatkan pemabuk yang meninggal. Kami berharap ini dapat memberikan pesan yang kuat untuk umat Muslim agar tidak mengkonsumsi miras,” kata salah satu ulama, Hafiz Maulana Mahtab Alam Makhdumi.

Sikap ini adalah bentuk kejengkelan para ulama seiring meningkatnya angka pemabuk dari umat Muslim, terutama di Bihar. Hafiz menyerukan masyarakat untuk mengucilkan para pemabuk.

Jika taktik pengucilan ini tidak berhasil membuatnya berhenti minum, maka mereka akan mengancam akan menolak menyolatkan orang tersebut.

Kebijakan ini pertama kali akan diterapkan di distrik Nalanda, Bihar. Jika cara ini terbukti sukses, maka akan diterapkan seluruh negeri. (vivanews/sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Kiat Menghafal Quran

Figure
Organization