Topic
Home / Berita / Daerah / PKS Itu Mobil Terbaik dan Terunik

PKS Itu Mobil Terbaik dan Terunik

anis-mattadakwatuna.com – Bekasi.  PKS itu mobil terbaik, termahal, tercepat, tercantik dan terunik. Demikian perumpamaan yang disampaikan Dra. Hj. Ani Rukmini, MI.Kom saat menjawab pertanyaan dari ibu-ibu pada saat Reses ke-3 Aleg DPRD Jabar di Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Dia melanjutkan, apalah artinya mobil yg terbaik itu jika hanya diparkir di garasi?. Padahal manfaat mobil terbaik itu akan terasa jika dia melakukan perjalanan. Maka PKS telah berjalan, bergerak menyusuri jalanan, lurus, menikung, menanjak, menurun dan mengambil semua resiko perjalanan.

“Resiko perjalanan itu bisa menabrak atau ditabrak. Menyerempet atau diserempet”, lanjut perempuan yang juga trainer ini. “Maka wajar jika mobil yang bagus itu harus lecet-lecet sedikit di perjalanan”, terangnya.

Dalam perjalanannya, PKS melesat begitu cepat. Banyak mobil lain yang khawatir tersaingi. Maka beberapa kali banyak pihak mulai terganggu dengan kecepatannya. Mereka ingin PKS tetap kecil atau bahkan dimatikan mesinnya.

Ani menghela nafas panjang, dia terdiam. Lalu dia berkata sambil bergetar. “PKS adalah aset bangsa. Dia lahir secara sah dari rahim reformasi. Dia sekumpulan orang-orang baik yang bervisi membangun bangsa. Kalau ada yang kurang suka dengan sikap kritis PKS, maka itu adalah kebolehan di alam demokrasi, tapi dengan tetap menghormati perbedaan. PKS adalah bagian dari bangsa Indonesia. Dia telah banyak berbuat, meski belum sempurna”

Terakhir Ani berpesan kepada ibu-ibu yang hadir, bahwa dukungan itu diperlukan bagi para pejuang yang lemah. Agar dia bangkit dan memenangkan persaingan.  (sbb/dakwatuna)

 

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Olah Raga. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Bentuk-Bentuk Penyimpangan di Jalan Dakwah (Bagian ke-3: Persoalan Jamaah dan Komitmen (Iltizam))

Figure
Organization