Topic
Home / Berita / Daerah / Muncul Wacana Aher Jadi Capres, Apa Tanggapan Pakar

Muncul Wacana Aher Jadi Capres, Apa Tanggapan Pakar

aherdakwatuna – Bandung . Pakar politik dari Universitas Parahyangan (Unpar) Bandung, Asep Warlan memberikan sinyal positif wacana diusulkannya Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan maju di kancah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 mendatang.

“Ya sebagai sebuah wacana untuk mengusulkan ya sangat pantas. Nanti kita lihat responsnya apakah bagus atau tidak. Jika responnya bagus ya tinggal diteruskan. Istilahnya wacana ini sebagai pemancing tokoh Sunda untuk berkarir di posisi RI 1,” ujar Asep Warlan saat dihubungi INILAH.COM melalui telepon selulernya, Jumat (30/8/2013).

Dia menilai, sosok Ahmad Heryawan merupakan tokoh muda yang mempunyai pengalaman cukup di dunia politik. Heryawan selain pernah menjadi Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta, juga sebagai Gubernur Jawa Barat terpilih selama dua periode.

“Tapi apakah dia tahu tekanan politik di tingkat nasional. Soalnya suksesnya dia di Jawa Barat sangat berbeda di tingkat nasional. Tantangannya lain, tekanan politik di nasional lebih kuat. Tapi jika diusulkan boleh saja, ini sebagai alternatif tokoh daerah,” tutur Asep Warlan.

Dia mencontohkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) yang merupakan putra daerah berhasil maju DKI Jakarta. Praktik politik yang dilakukan Jokowi sangat positif dan mendapat respons. Bahkan, pencapaian Jokowi dan Ahmad Heryawan di daerah hampir sama karena saat menjabat Kepala Daerah mendapatkan banyak penghargaan.

“Penghargaan yang didapat Ahmad Heryawan bisa menjadi ukuran. Ini salah satu nilai plus untuk mendapat dukungan. Bahkan Aher (sapaan akrab Ahmad Heryawan) menang dua kali di Pilkada Jabar,” tutur dia.

Menurut dia, potensi tersebut sangat besar untuk maju ke tingkat nasional. Terlebih, Aher mempunyai dukungan masyarakat Jabar yang cukup tinggi.

“Makanya sekarang didibuat manis saja dan jangan dijatuhkan. Jangan dianggap ini sebuah upaya kembali ke sukuisme. Enggap apa-apa kan kita butuh juga,” tutur dia.

Kendati demikian, persyaratan menjadi calon Presiden RI adalah diusung oleh parpol di tingkat pusat. Asep meminta kepada tokoh sunda yang tidak diusung oleh parpol diharapkan untuk tidak memaksakan diri.

“Kita menunggu respons. Ini kan baru wacana di media. Kalau responsnya seperti Jokowi yang bagus banget di berbagai parpol ya perlu kita dukung,” tutur dia. [gin]

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Tentang

Avatar
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Pakar yang Sebut Chat Mesum Habib Rizieq Adalah Hoax, Luka Parah Ditusuk

Figure
Organization