makassar berdayadakwatuna.com – Makassar. ┬áLagi-lagi, Pasangan Tamsil-Das’ad membuktikan bahwa program Makassar Berdaya bukan isapan jempol belaka. di Andi Tonro, sebanyak 6 KK mendapatkan bantuan modal usaha 10 juta per KK pada hari senin (12/08). Salah satu diantaranya adalah seorang penjual beras bernama Jumiati Dg. Kebo.

Jumiati Dg Kebo telah menggeluti usahanya selama 7 tahun. Namun lansia berusia 63 tahun itu belum bisa membesarkan usahanya karena permasalahan modal usaha yang kurang. Dengan bantuan modal dari Tamsil Linrung tersebut, Dg Kebo ingin membesarkan usahanya. Selain menjual beras, Dg Kebo juga menjual minyak tanah.

“Insya Allah dengan bantuan modal ini semoga usaha jualan saya bisa besar, terima kasih buat pak Tamsil yang ingin membantu pedagang kecil seperti kami.” Kata Dg. Kebo mengungkapkan harapan dan terima kasihnya.

Program Makassar Berdaya dengan bantuan modal usaha 10 juta per KK ini memang menjadi program andalan dan mendapat respon antusias dari masyarakat, bahkan para tokoh pun memberi acungan jempol untuk program Tamsil-Das’ad yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan.