Home / Berita / Opini / Kiwil Jadi Caleg PKS? Wew…

Kiwil Jadi Caleg PKS? Wew…

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Kiwil. (inet)
Kiwil. (inet)

dakwatuna.com – Kabar yang beredar bahwa Kiwil ingin nyaleg dari PKS dengan judul Ciyeee…Pelawak Kiwil Mau Nyaleg di PKS Lho! di situs voa-islam yang memiliki slogan voice of al Islam – voice of the truth sepertinya harus mengganti slogan mereka dengan sebutan voice of infotaiment berlabel Islam.

Kabar ini tentunya mengagetkan banyak pihak terutama kader-kader PKS. Tapi ketika kita melihat isi berita yang disampaikan oleh voa Islam justru sangat jauh dari nilai-nilai Islam. Yang terpampang justru nilai-nilai tendensius kepada Partai dengan slogan bersih, peduli, dan profesional.

Memang di situs voa-islam akan banyak kita temui kritikan tajam kepada PKS beserta orang-orang yang berada di dalamnya. Tapi kemudian justru banyak kritik yang dilakukan dengan jauh sekali dari nilai-nilai Islam. Salah satu contohnya kabar Kiwil tersebut yang mendapatkan informasi dari infotainment. Tentunya ini sangat aneh sebuah situs yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam tapi justru suka menonton infotainment dan kemudian juga mengutip berita dari sana.

Walaupun kemudian pada bagian akhir berita voa-islam membuat berita bantahan bahwa PKS bantah artis nyaleg, tapi kemudian tetap ada sebab akibat dari dimuatnya kabar ini di voa-islam. Jika kemudian murni pemberitaan dengan menambahkan konfirmasi dari PKS bahwa tidak ada artis yang nyaleg dari PKS tapi kemudian apa motivasinya? Apakah untuk menaikkan rating sehingga menambah keuntungan finansial bagi situs voa-islam atau motivasi lainnya.

Pemberitaan ini, terlepas dari ada atau tidaknya bantahan dari PKS yang juga merupakan hasil kupasan dari kompas.com tentunya akan sangat merugikan PKS dan melukai perasaan umat Islam yang menjadi basis dari pada partai Islam.

Tentunya voa-islam ke depan harus belajar bagaimana menyajikan berita sesuai dengan visi dan misinya ke depan dengan teguh menjunjung teguh nilai-nilai Islam dalam pemberitaannya. Memberikan kritik pedas, sikap tendensius karena berbeda pandangan adalah hal yang biasa tapi kemudian tentunya harus tetap disikapi dengan cara yang smart dan islami.

Wallahualam.

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (12 votes, average: 9,17 out of 5)
Loading...
Writer & Newshunter.

Lihat Juga

PKS Gencar Bantu Korban Gempa dan Tsunami Sulteng