Home / Berita / Nasional / Kursi Menpora Harus Segera Diisi Tak Boleh Dibiarkan Kosong Terlalu Lama

Kursi Menpora Harus Segera Diisi Tak Boleh Dibiarkan Kosong Terlalu Lama

Menpora Andi Mallarangeng (kapanlagi)
Ilustrasi – Mantan Menpora Andi Mallarangeng (kapanlagi)

dakwatuna.com – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendorong Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) segera menunjuk pengisi kursi Menpora. PKS menilai awal tahun 2013 menjadi titik baik bagi SBY untuk mereshuffle kabinet.

“Awal tahun bisa menjadi titik reshuffle karena memang beliau bisa mengisi kekosongan kursi Menpora dan itu harus segera diisi dan tidak boleh dibiarkan kosong terlalu lama. Dan itu jatahnya Partai Demokrat, silakan diisi kader PD, PKS tidak ngiler dan tidak akan mengajukan calon Menpora,” kata Ketua FPKS DPR, Hidayat Nur Wahid, Rabu (2/1/2013), sebagaimana dilaporkan detikcom.

Hidayat menuturkan, Presiden SBY bisa menggunakan hasil telaah Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) sebagai landasan melakukan reshuffle kabinet. Sejumlah kementerian juga dinyatakan serapan anggaranannya tidak maksimal.

“Sekarang juga ada survei dan kementerian dan lembaga ada yang penyerapan anggarannya di bawah 10 persen, mana kementerian dengan korupsi terlalu banyak. SBY juga bisa menggunakan hasil evaluasi UKP4, jadi itu bisa dijadikan pertimbangan,” kata Hidayat.

Namun pada akhirnya PKS menyadari reshuffle kabinet adalah hak prerogatif Presiden SBY. PKS hanya berharap reshuffle dilakukan tanpa menimbulkan kebisingan politik.

“Jangan sampai menghadirkan kontroversi seperti ketika Presiden memberikan grasi untuk terpidana narkoba Ola, reshuffle jangan didasarkan karena surat kaleng dan laporan sepihak. Monggo saja PKS tidak akan mencampuri hak prerogatif presiden, dengan harapan menghadirkan solusi, kinerja yang lebih baik, dan jangan menjadi kontroversi,” tandasnya. (van/nrl/detikcom)

Redaktur: Ardne

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (No Ratings Yet)
Loading...
Avatar
Tim dakwatuna adalah tim redaksi yang mengelola dakwatuna.com. Mereka terdiri dari dewan redaksi dan redaktur pelaksana dakwatuna.com

Lihat Juga

Georgia: Turki Persembahkan yang Terbaik Demi Stabilitas Kawasan

Organization