Ilustrasi (inet)

dakwatuna.com – Alih-alih membebaskan tahanan Palestina, pasukan zionis malah terus menangkapi warga dan tokoh-tokoh Palestina.

Pada Senin (4/6), tentara-tentara zionis menangkap Dr. Najeh Bukairat, kepala departemen peninggalan bersejarah dan manuskrip Masjid Al-Aqsa. Dr. Bukairat ditangkap di rumahnya di desa Sour Baher, Yerualem pada Senin dinihari.

Sumber-sumber lokal mengatakan, pasukan zionis membawa pejabat Masjid Al-Aqsa itu ke pusat tahanan Israel di Maskobeh, sebelah barat Yerusalem. Menurut sumber-sumber itu, pihak Israel melarang Bukairat bicara pada media massa lokal maupun internasional.

Ditengarai, militer zionis menangkap Bukairat karena ahli sejarah itu yang membeberkan rencana-rencana rezim zionis untuk menguasai Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa. Putra tertua Bukairat juga ditahan dan sudah mendekam di penjara Israel selama beberapa tahun. (aisyah/pic/knrp)