Home / Arsip Kata Kunci: sekolah

Arsip Kata Kunci: sekolah

Relawan Sekolah Literasi Indonesia untuk Negeri

Sekolah Tapal Batas. (Achmad Salido)

Program utama kami adalah memperbaiki budaya sekolah dan sistem instruksional yang ada di sekolah. Program ini merupakan program utama Sekolah Literasi Indonesia yang dijalankan oleh Makmal Pendidikan di bawah naungan Yayasan Pendidikan Dompet Dhuafa. Harapan besar kami adalah sekolah ini nantinya bisa mandiri dan menjadi sekolah model yang ada di kecamatan Sebatik Tengah. Untuk menjalankan program ini di awal kegiatan, kami melakukan pengukuran performa sekolah. Alat yang kami gunakan dalam pengukuran performa sekolah adalah MPC4SP 2.0 (Makmal Pendidikan Criteria For School Performance versi 2.0) produk dari laboratorium Makmal Pendidikan.

Baca selengkapnya »

Pendidikan Pemuda dan Penyakit Sekolahisme

Ilustrasi. (inet)

Tidak bisa disamakan antara sekolah dan pendidikan. Sifat pendidikan (tarbiyah) lebih fleksibel, rumah, tempat bermain dan sekolah itu sendiri adalah sarana untuk tarbiyah. Sedangkan sekolah hanya bagian dari pendidikan yang cukup berpengaruh. Pandangan sekolahisme adalah menganggap pendidikan itu sekolah, sekolah itu pendidikan. Seperti dikatakan Adian Husaini dalam artikel tersebut “... Sekolahisme adalah menyamakan pendidikan dengan sekolah”.

Baca selengkapnya »

Wirausaha Sambil Sekolah

Ilustrasi. (m.c.lnkd.licdn.com)

Sudah punya niat, sudah punya modal (lain kali soal modal ini bakal dibahas lebih dalam ya, sob) tapi masih bingung juga. Masih ragu, masih galau aja buat melangkah. “Wah… gitu aja kok repot? Tinggal jalan aja kan?” Nah, mungkin sebagian sobat muda ada yang berpikiran tinggal action aja tapi mungkin masih banyak juga yang kebingungan. Takut prestasi di sekolahnya jadi menurun, takut gak bisa bagi waktu dan takut-takut yang lainnya.

Baca selengkapnya »

Tak Naik Kelas, Pangkal Keluar Sekolah

Ilustrasi. (sportbund-rheinhessen.de)

Aku sadar betul bahwa sekolah bukan hanya bertujuan menjadikan anak pandai membaca. Sekolah selayaknya dapat menjadi wadah bagi anak belajar soal nilai-nilai hidup dan bagaimana menyiapkan bekal untuk menghadapinya. Benar, bukan hanya soal membaca saja. Tapi banyak hal lain. Kabar buruknya, kemampuan membaca menjadi syarat utama bagi anak-anak untuk mengetahui dan menguasai pelajaran lain. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika siswa tak dapat membaca, maka siswa tidak akan dapat mengikuti pelajaran apa pun dengan baik. Jadi, harus bagaimanalah ini? Tidak dinaikkan, anak keluar sekolah. Tapi jika dinaikkan, siswa akan mengalami kesulitan belajar yang lebih parah.

Baca selengkapnya »

Call Me “Rafi”

Ilustrasi. (sportbund-rheinhessen.de)

Di semester pertama, saya fokus umembuat Rafi bisa membaca, saya kelelahan mencari berbagai metode ajar untuk Rafi. Ditambah kelas yang penuh dan Rafi sangat sulit berkonsentrasi. Kemudian, saya mengajar Rafi di luar jam sekolah dari mulai kartu huruf yang saya gunakan hingga tebak kata yang kemudian disusun. Tidak satupun saya berhasil membuat Rafi bisa membaca. Kemudian saya membuat kartu per suku kata yang diawali dengan tebak ekspresi dan gesture. Kemudian saya meminta setiap anak menebak secara bergantian dan menyusun suku kata yang terpisah menjadi kata yang sempurna , tentu sebelum metode ini digunakan saya mengajarkan para siswa belajar membaca per suku kata, begitu juga Rafi. Satu bulan sudah metode ini saya pakai meski tidak di kelas. Bukan hanya para siswa lain yang mampu membaca, Rafi pun sudah bisa membaca meski kadang salah membaca suku kata. Tetapi, metode ini cukup efektif untuk para siswa khususnya Rafi.

Baca selengkapnya »