Home / Arsip Kata Kunci: nikah

Arsip Kata Kunci: nikah

Murabbiyah, Ta’arufkan Akhwat yang Siap Menikah

ilustrasi (jilbabcantig.blogspot.com)

Umi... lantas pertemuan denganmu seolah Allah menghubungkan pada ruang baru yang sebenarnya itu adalah hakikat terciptanya manusia untuk patuh sepatuh ruku dan sujud dalam shalat. Maka, ketaatan ialah kunci dari hati yang telah terpercik cahaya hidayah. Hadirlah perempuan yang menahan segala nafsu yang muncul seiring perkembangan zaman dan lingkungan pergaulan, seorang dengan perangai santun buah tarbiyah, menerpa liku dakwah yang turut terlalu kala dipertemukan dengan binaan yang rupa-rupa peringainya, seorang penyabar dari awal terazamkan patuh pada titah Allah, dilebarkan kain gamis dan kerudungnya meski lebih dari satu dua ucapan menusuk hatinya, di samping ditetapkannya waktu taqorub untuk amalan yaumiyahnya.

Baca selengkapnya »

Nikah, Antara Buta Cinta dan Gagal Paham Syariat

Ilustrasi (inet)

Begitulah fenomena Adam dan Hawa zaman kontemporer disatukan. Maka pastikan pasangan yang kau pilih, tak kau gembar-gemborkan di panggung gosip dan fitnah. Me-nikah bukan soal perut, kemaluan dan citra. Bukan soal diterima status sosialnya di dunia dengan keberkahan dollar melimpah ruah di brankas. Melainkan menanam benih untuk “ kerumahtanggaan” kekal di akhirat nanti. “A`ūdzu billāhi minas-syaitānir-rajīmi“. “Amal itu tergantung niatnya, dan seseorang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa yang hijrahnya karena dunia atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya itu sesuai ke mana ia hijrah.” (HR. Bukhari, Muslim, dan empat imam Ahli Hadits)

Baca selengkapnya »

11 Hal yang Perlu Disiapkan Sebelum Menikah

Ilustrasi. (Azlim)

Jika seseorang itu pemahaman Agamanya luas, maka akan sangat wajar jika ia akan sangat terampil dalam menyiapkan segala kebutuhan sebelum Menikah sesuai dengan Syariat Islam. Mempersiapkan Planning untuk acara pra, pasca & saat pernikahan, keuletan mengatur urusan rumah tangga, menjalin hubungan kekerabatan, membangun keluarga yang Islami, mendidik anak, mempersiapkan kelahiran buah hati, mengetahui hak-hak dan kewajiban suami atau istri, dan berbagai hal lainnya yang menunjang terwujudnya Sakinah, Mawaddah, wa Rohmah dalam rumah tangga secara nyata, bukan cuma sekedar wacana

Baca selengkapnya »

Allah SWT Menyayangi Keluarga Romantis

Ilustrasi. (muslim365.com)

Jadi, pandanglah mata istri dalam-dalam. Balas pandangan suami sambil menyungging senyuman. Peganglah tangan istri dengan syahdu. Eratkan pegangan suami dengan rindu yang memburu. Pula, saling membantu dalam kebaikan dan memenuhi kewajiban. Misalnya, suami belum shalat, istri mengingatkan. Istri belum shalat, suami yang mengingatkan. Jika demikian, Allah akan mencurahkan kasih sayang.

Baca selengkapnya »

Menikah Yuk…

Ilustrasi (griyapernikahan.com)

Dua minggu berjalan menjadi anak asuh, tiba-tiba saja ustadz muda datang ke rumahnya. Kebetulan pada saat itu ibunya sedang berada di belakang jadi terpaksa ia harus menemani ustadz bercerita sebelum ibunya menemui tamunya. Tak disangka, ustadz pun mengawali pembicaraan yang tidak akan dia lupakan seumur hidupnya.

Baca selengkapnya »

Di Antara Dua Mata

Ilustrasi. (alaudeen313.deviantart.com)

Kini aku benar-benar serasa berada di antara dua mata. Sebelah mataku menatap anak dan istrinya. Sebelah lagi menatap wanita yang sedang menjaga bayinya tanpa ikatan yang sah. Bagaimana terlukanya anak dan istrinya ketika tahu suami dan ayah mereka ternyata berbagi kasih di luar sana. Lalu betapa risaunya wanita yang mengandung anaknya. Gusar dia lari dari tanggung jawab, malu dengan lingkungan saat perut kian membesar tanpa seorang suami. Aku bingung, dadaku sesak, air mata pun membuat aku tak mampu memejamkan mata ketika malam menjelang. Tak akan aku berikan keputusan apapun, luka mereka begitu terasa di hatiku. Ngilu, terasa amat menyakitkan.

Baca selengkapnya »

Ini Tak Terlambat

Ilustrasi (kawanimut)

Berkali-kali ibumu menyindir agar kamu mau menikah, berkali-kali kamu mengubah topik pembicaraan yang menurutmu hanya mengingatkanmu pada luka itu. Ibumu tentu khawatir, dan pastinya ia telah menebak apa yang terjadi pada dirimu. Ibumu pasti heran dengan banyak perubahan yang terjadi padamu. Duh, kamu yang dulu pernah jatuh cinta berkali-kali, putus-jadian, putus-jadian, selingkuh-diselingkuhi, sekarang harus diingatkan berkali-kali untuk membuka hati. Kini, kamu belajar lagi mencintai Dia, sebab kamu yakin, kamu akan dicintakan-Nya pada seseorang yang juga sedang belajar untuk mencintai Dia.

Baca selengkapnya »