Home / Arsip Kata Kunci: harap

Arsip Kata Kunci: harap

Pemimpin Tawadhu, Harapan Rakyat

Ilustrasi. (collegeaffairs.in)

Tidak hina seorang pemimpin memiliki sifat tawadhu. Karena di situlah kasih sayang Allah bagi orang-orang yang senantiasa merendah hati, menundukkan sikap di hadapan manusia lainnya. Setiap manusia memiliki peluang untuk berlaku riya, sombong, dan ujub, terutama jika ada keinginan untuk memelihara dan memanfaatkannya demi kepentingan kekuasaan. Kesombongan juga dapat mengubah ketulusan menjadi nafsu tidak baik yang menempatkan rakyatnya sebagai sasaran pelampiasan nafsu kekuasaan.

Baca selengkapnya »

Kala Harap tak Bisa Diharapkan

Ilustrasi. (Foto: blogspot.com / NDA)

Orang luar biasa itu bukanlah ia yang dalam sekali coba lalu dapat menuai keberhasilan. Tapi Orang yang luar biasa itu adalah ia yang mampu bangun lagi setelah terjatuh, berdiri tegak lalu berlari mengejar keberhasilannya yang tertunda dengan memperbaiki kesalahan padal langkah sebelumnya. Tak jadi masalah sebenarnya saat harap kita tak bisa diharapkan, yang jadi masalah adalah bagaimana cara kita menyikapinya. Selamat merajut harap dan semangat memperjuangkan harapan agar jadi kenyataan.

Baca selengkapnya »

Jadilah Pemuda Harapan Umat

Ilustrasi. (Abdullah Syarif)

Ayolah pemuda sampai kapan kita diam melihat kesintingan itu merajalela kita harus segera berbenah, menyingsingkan lengan baju, mengangkat kaki untuk menyingkirkan kesintingan-kesintingan itu. Hilangkan budaya kehedonisanmu, ubahlah mafhum bahwa politik itu kotor, kita harus bermafhum bahwa politik itu jalan menuju khoiru ummah. Dan yang terpenting kita harus bisa menyadarkan umat bahwa untuk mengubah politik yang busuk itu haruslah menggunakan sistem Tuhan, karena tak ada satupun di dunia ini yang berhak membuat hukum kecuali Tuhan.

Baca selengkapnya »

PHP: Pemuda Harapan Palsu

Ilustrasi (inet)

Sayang sekali, pemuda hari ini banyak yang tidak tahu bahwa mereka adalah “hope” (harapan). Seiring dengan perkembangan teknologi dan arus informasi yang dikuasai oleh industri media, serta sedikitnya keinginan untuk membaca jejak dan pesan sejarah, membuat pemuda hari ini sibuk dan tak memiliki semangat untuk mngoptimalkan kepemudaannya untuk menjadi agen perubahan (agen of change). Pada akhirnya, keberadaan pemuda tak mampu memberi arti kebaikan apapun di tengah masyarakat itu membuat mereka disebut sebagai Pemuda Harapan Palsu (PHP).

Baca selengkapnya »

Generasi Quran, Untuk Al-Aqsha adalah Harapan

Ilustrasi. (inet)

Generasi Quran, untuk Al-Aqsha adalah Harapan. Mari berkaca dan menemukan jawaban. Dengan Alquran lah kebangkitan jadi nyata. Bukan dengan teori dan pendidikan sekuler yang membangga-banggakan kebebasan yang tak terarahkan. Kemenangan akan begitu nyata jika setiap jiwa mengAlqurankan dirinya. Mengkaji, mentadabburi, menghafalnya lalu mengamalkannya.

Baca selengkapnya »

Meniti Masa Meraih Asa

Ilustrasi. (presbydestrian.wordpress.com)

Pepatah arab mengatakan “engkau dilahirkan dalam keadaan menangis, sementara orang di sekitarmu tersenyum gembira, maka laluilah hidupmu dan akhiri hidupmu dengan senyuman, sementara orang di sekitarmu menangis sedih karena merasa kehilangan karya-karya besarmu”. Tataplah masa depan dengan senyuman yang menyertai keyakinan, dan jangan pernah kehilangan asa karena hidup tanpa asa tidak akan bertahan lama. Lakukan yang terbaik dan bermanfaat untuk makhluk karena memang itulah tugas kita yang sesungguhnya

Baca selengkapnya »

Sebuah Harapan untuk Anak Negeri

Ilustrasi - Anak-anak (Yudi/Primair)

Sebuah harapan besar pun tumbuh di dalam hati ini. Harapan tentang meningkatnya kualitas pendidikan di Negara Indonesia. Berharap agar pemerintah benar-benar serius memperbaiki sistem pendidikan saat ini. Meratakan pendidikan ke seluruh pelosok negeri agar semua anak dapat merasakan indahnya menuntut ilmu. Tak dapat kita pungkiri bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting. Apabila sebuah negara telah menjamin terpenuhinya pendidikan di seluruh pelosok negerinya, maka sebenarnya negara tersebut telah memiliki “investasi” besar, yakni anak-anak yang terpelajar. Karena pada kenyataannya mereka yang akan meneruskan perjuangan serta kelak menjadi pemimpin di negeri tersebut.

Baca selengkapnya »

Islam, Antara Impian dan Harapan

Ilustrasi (inet)

Islam lahir dengan perjuangan, Islam berkembang dengan tetesan keringat, Islam menjulang tinggi dengan tetesan darah para pasukan yang mencintai kematian seperti halnya banyak orang mencintai kehidupan. Tentu sebuah fenomena yang sangat memilukan bila pada akhirnya Islam ini ibarat buih di lautan yang terombang ambing dibawa oleh ombak dan pada akhirnya dihempaskan ke tepian pantai tanpa punya arti dan makna.

Baca selengkapnya »