Home / Arsip Kata Kunci: hadits

Arsip Kata Kunci: hadits

Refleksi Hadits Arbain Kesatu dan Kedua

Sesungguhnya orang yang bertanya kepada Nabi tersebut adalah Malaikat Jibril. Ia datang hendak mengajarkan tentang belajar dan menuntut ilmu. Yakni bagaimana adab-adab dalam belajar, seperti berpakaian sopan, bersih, dan rapi serta hendaklah pada jarak yang dekat dengan guru. Jarak dekat ini maksudnya agar setiap orang yang mencari ilmu benar-benar fokus akan niatnya dan menghindarkan dari hal-hal yang mengganggunya selama menuntut ilmu.

Baca selengkapnya »

Kritik Terhadap Studi Al-Quran Hadits Fazlur Rahman

Metodologi baru yang ditawarkan Fazlur Rahman untuk menafsirkan Al-Quran berangkat dari upaya untuk mendekonstruksi (merombak) hukum Islam dan merekonstruksinya kembali sejajar dengan kehidupan modern. Meskipun dia mengaku kritis terhadap Barat, namun mindset berfikirnya masih terjebak dalam ‘saran-saran’ Barat untuk merubah hukum formal Al-Quran. Jika teori tafsir “double movement” Fazlur Rahman ini diterapkan, maka dampaknya akan semakin menjamurnya kalangan yang berani merombak hukum Al-Quran dan Hadits seenaknya mengikuti hawa nafsu dengan alasan reaktualisasi (penyesuaian) makna-makna universal Al-Quran untuk mendukung nilai-nilai modern. Langkah penyesuaian hukum Islam dengan tuntutan zaman memang selalu diperlukan, namun bukan berarti upaya tersebut ujung-ujungnya merusak hukum formal qath’i yang sudah ada dan harus diamalkan secara ta’abbudi (dogmatis).

Baca selengkapnya »

Hadits: Ringan Di Lisan, Berat Di Timbangan

dakwatuna.com – “Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai Allah yang Maha Rahman, yaitu Subhaanallahul ‘azhiim dan Subhanallah wabihamdihi.” (HR. Bukhari) عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ سُبْحَانَ اللَّهِ …

Baca selengkapnya »

Abu Hurairah Digugat?

Menggugat krebilitas Abu Hurairah sebagai perawi yang tsiqah maka secara tidak langsung juga menolak sekitar seribuan hadis yang terdapat dalam kitab Sahih Bukhari. Pilihan yang cukup berat, bukan? Maka dari itu, tulisan ini hanya berupa perangsang untuk memicu adrenalin pembaca untuk melakukan kajian yang lebih kritis dan serius. Harapannya, dari kajian yang serius itu dapat meletakkan Abu Hurairah pada posisi yang tepat dan benar.

Baca selengkapnya »