Indeks Suara Pembaca


Protes Buruh dan Ironi Pertumbuhan Ekonomi

Ilustrasi (inet)

Gelombang protes barisan buruh yang menuntut untuk perbaikan nasib yang terjadi belakangan ini menunjukkan bahwa baik pemerintah dan pengusaha gagal memperhatikan kesejahteraan kepada mereka, ibaratnya mereka menjadi sapi perah untuk meningkatkan kesejahteraan para pengusaha namun di sisi lain buruh tidak mendapatkan balas jasa yang sepantasnya untuk jasa mereka.

email

Gerakan #IndonesiaTanpaJIL

Tomy SalehGerakan #IndonesiaTanpaJIL (Facebook)

Gerakan #IndonesiaTanpaJIL adalah gerakan moral dari sejumlah pegiat media sosial (blog, Facebook dan twitter) yang resah dengan sepak terjang JIL selama ini. Aktivis JIL seringkali membuat opini yang menggugat ajaran Islam. Hal-hal yang merupakan urusan fondasi dalam Islam, justru dipertanyakan dan dikritik, dengan dalih kebebasan berpikir ilmiah dan berpendapat.

Donor Darah dalam Perspektif Islam

Teguh Mujiarto, SPd.Ilustrasi (bloopendorseinside.com)

Donor darah dalam hukum Islam merupakan sesuatu yang diperbolehkan, karena di dalamnya banyak sekali manfaat. Bahkan jika kita mau berfikir panjang donor darah merupakan salah satu amalan yang dapat kita jaga untuk membina hubungan dengan sesama manusia sekaligus hubungan dengan Allah Sang Pencipta.

Pesona Ekonomi Islam dan Kerapuhan Kapitalisme

Ilustrasi (inet)

Memasuki awal tahun 2012 ekonomi Islam di Indonesia kembali menunjukkan pertumbuhan yang signifikan di tengah terpaan krisis dan perlambatan ekonomi dunia yang terjadi di Amerika dan Eropa, dengan pencapaian yang luar biasa oleh sistem keuangan Islam di Indonesia baik lembaga perbankan syariah maupun industri keuangan Islam lainnya seperti takaful, pasar modal, zakat, wakaf dan institusi keuangan mikro syariah akan memudahkan proses sosialisasi dan kepercayaan masyarakat terhadap ekonomi Islam khususnya perbankan syariah atau Islam.

Gerakan Dakwah Alternatif: Gerakan KAMMI Menulis (GKM)

Ilustrasi (adlin-life.blogspot.com)

Euphoria Aksi jalanan oleh aktivis 98 saat ini sudah berakhir. Aksi saat ini tidak lagi dipandang sebagai kegiatan mulia, sebagaimana hal tersebut terjadi sebelum reformasi. Malah yang parahnya mereka yang aksi di jalan dengan membawa kepentingan masyarakat tataran bawah dibilang sebagai orang-orang konservatif. Sehingga dengan kondisi seperti ini, Mahasiswa yang notabanenya pelaku aksi, harus memiliki gagasan baru.

Valentine’s Day Tidak ‘Sesuai’ dengan Norma Sosial dan Nilai Karakter Pendidikan

Ilustrasi (maimaru2011)

Sila ke dua ‘Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab’ jangan sampai hanya dibaca saja, namun jauh dari aplikasinya. Menilik potret generasi penerus bangsa (remaja dan pemuda) terlihat tak banyak perbuahan malah semakin buram, dengan sekian masalah yang menyelimutinya, dari seks bebas, HIV/AID, Narkoba, Tawuran antar pelajar dan mahasiswa melengkapi sekian perjalanan kehidupannya, belum selesai sampai di sana, remaja kita juga lemah terhadap keyakinan agamanya dan kurang terhadap wawasan sejarah bangsanya, sehingga terlihat kehidupannya penuh dengan kegiatan-kegiatan yang sia-sia, serba ikut-ikutan dan kehilangan identitas.

Valentine’s Day Melanggar Nilai-Nilai Luhur 4 Pilar Bangsa Indonesia

Hj. Herlini Amran, MA.Ilustrasi (hdn)

Bangsa kita punya sejarah yang jelas, dari asal usul budayanya yang beraneka ragam, bahasanya yang banyak, tertulis dan dipahami oleh seluruh rakyatnya, namun hari Valentine tidak tercatat dan tidak pernah dijadikan kebanggaan oleh bangsa Indonesia. Tapi kenapa, di mata anak-anak muda Indonesia memiliki budaya Valentine’s Day generasi yang akan menjadi pengganti kepemimpinan masa depan bangsa itu menjadikan hari valentine sebagai hari kasih-sayang.

Fenomena Partai Masuk Kampung

Ilustrasi (inet)

Aku akan mengangkat tulisan ini dari sisi ‘partai masuk kampung’ bukan yang lainnya. Jadi, yang aku lihat selama ini, partai dakwah ini masuk kampung ga hanya menjelang ajang-ajang pemilihan. Seperti kita tahu, partai dakwah ini punya kader yang banyak dan loyalitasnya ga usah dipertanyakan. Kader-kader itulah yang tersebar di berbagai daerah, sampai tingkat kelurahan dan RW.

Valentine’s Day: Antara Ritual, Bisnis dan Kerawanan Moral

Fajar SidikIlustrasi (hdn)

Valentine’s Day memang tengah menjadi virus mengerikan yang menjangkiti remaja Indonesia. Bukan karena tujuan perayaan ini yang berkaitan dengan pengungkapan rasa kasih sayang ataupun suatu ritual keagamaan. Tapi lebih kepada kebiasaan-kebiasaan buruk seperti free sex, pesta alkohol, narkoba, pemborosan dan kemudharatan lainnya. Maklum saja, kebiasaan tersebut memang lumrah dilakukan oleh remaja-remaja Amerika Serikat dan beberapa negara Barat.

Muda-Mudi Islam & Valentine’s Day (VD)

Ilustrasi (maimaru2011)

Seiring dengan maraknya ragam gaya hidup Barat yang masuk ke dunia Islam. Sebagai salah satu dampak dari globalisasi dunia. Menyebabkan banyak remaja muslim di belahan dunia tak mampu berkutik dibuatnya. Gaya hidup Barat yang tidak lepas dari glamour serta konsumtif sebagai cerminan modernitas tersebut, mampu mengguncang peradaban Islam. Terutama para remaja muda-mudi.


Halaman 5 dari 19« Terbaru...34567...10...Paling Lama »