
Hujaman rindu datang menusuk kalbu. Masa indah bersama kepingan mozaik jiwa. Berjuang, berderai tangis dan tawa, berdakwah. Jendela kamarku terbuka, mengantarkan hembusan angin yang membawa kesegaran batin. Aku terduduk di depan layar kehidupan, menatap goresan catatan perjuangan. Belum seberapa, mungkin, namun sangat bermakna.

Langit masih gelap, udara masih dingin. Suasana begini enaknya diam di rumah sembari mengenakan mantel atau selimut tebal. Cukup dingin, lebih dingin dari biasanya hingga beberapa jama’ah shalat subuh di masjid pun datang ke masjid dengan mengenakan jaket yang lebih tebal dari biasanya. Meski lebih dingin dari biasanya, syukur lah subuh ini tidak hujan.

Akhlak yang benar seyogianya muncul sebagai solusi untuk membangun peradaban bangsa Indonesia tanpa sedikit pun membiarkan keburukan merasuki para penerus bangsa kita. Lady Gaga salah satu contoh dari banyaknya artis dunia dan bahkan di skala nasional berupaya mengalihkan anak bangsa dan berusaha membius dengan musik ‘erotisnya’. Ironis.

Negara kita tercinta Indonesia ini, memiliki kekayaan alam yang melimpah dari mulai Sabang sampai Merauke, dari dalam laut sampai puncak gunung. Namun kenapa rakyat Indonesia masih berada di bawah garis kemiskinan. Salah satu jawabannya ialah karena lemahnya mentalitas penduduk Indonesia. Salah satunya ditandai dengan etos kerja penduduk Indonesia yang begitu rendah.

Dalam perdebatan ini hal yang perlu diperjelas kembali dalam masyarakat adalah tentang apa yang secara umum diterima. Melalui nilai-nilai universal semuanya akan menjadi jelas. Lady Gaga akan mendapat penilaian yang tepat, seandainya batas-batas erotisme sudah ditetapkan dan batas-batas tersebut berani diungkapkan. Lady Gaga paling tidak menyadarkan satu hal dalam masyarakat kita, yaitu seberapa berani masyarakat mengungkap hal-hal yang sebenarnya dianggap tabu demi mempertahankan kepercayaan mereka.

Jika dunia sains mampu mengetahui hal-hal terkecil dan paling rumit, kenapa di antara mereka masih ada dengan begitu lancang mengatakan bahwa Allah tidak mengetahui hal-hal sepele yang dilakukan manusia? Ketahuilah! Tidak ada yang luput dari-Nya, semuanya dalam genggaman-Nya.

Mari manfaatkan nikmat yang telah Allah berikan ini, memanfaatkan batas masa kerja kita untuk melanjutkan misi ketuhanan, misi kebaikan, misi yang akan menghantarkan kepada kemuliaan, menghantarkan menuju surgaNya, jalan juang yang akan mempertemukan kita dengan Allah SWT, Rasulullah dan para syuhada kelak.

Maha benar firman Allah apa yang tertulis di dalam surah Ar-rad ayat 11. Jika kita ingin mengubah nasib kita, maka sebenarnya yang harus pertama dilakukan adalah dari diri kita sendiri dengan meluruskan niat kita untuk berusaha menjadi yang lebih baik. Yakinlah Allah Yang Maha Kuasa pun akan membantu niat dan usaha kita. Seperti judul yang saya tulis di atas Everybody can be Success.

Bagaimana jika ada hal urgen yang memang harus diselesaikan melalui telepon antara ikhwan dan akhwat karena tidak efektif dirasa jika harus disampaikan melalui sms atau email? Maka hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana cara kita menyampaikan hal tersebut dengan baik dan efektif.

Allah menjadikan manusia sebagai makhluk yang memiliki banyak keistimewaan dibanding makhluk Allah yang lainnya. Manusia dibekali akal dan pikiran yang membuatnya istimewa. Manusia dituntut untuk berpikir atas segala sesuatu yang terjadi di dunia ini. Dan dari situlah manusia akan menemukan pilihan hidup yang akan dipilihnya. Di sinilah medan jihad dan lapangan perjuangan. Dan di situlah kita melatih diri, menerima ujian antara condong ke dunia dengan akhirat dan mencapai rahmat Allah.