Indeks Khutbah Idul Adha


Khutbah Idul Adha 1432 H: Empat Pelajaran dari Kisah Nabi Ibrahim AS dan Keluarganya

Ilustrasi (aishagrace.wordpress.com)
email

Pada suatu hari, Ibrahim as terbangun dari tidurnya. Tiba-tiba dia memerintahkan kepada istrinya, Siti Hajar, untuk mempersiapkan perjalanan dengan membawa bayinya. Perempuan itu segera berkemas untuk melakukan perjalanan yang panjang. Pada saat itu nabi Ismail masih bayi dan belum disapih.

Khutbah Idul Adha 1432 H: Bergerak dan Berkorban Dalam Kebenaran

Drs. Ahmad YaniIlustrasi - Shalat Idul Adha (klatenkita.com)

Dari sekian banyak hal yang harus kita teladani dari Nabi Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia serta mengambil hikmah dari pelaksanaan ibadah haji yang sedang berlangsung di tanah suci, dalam kesempatan khutbah yang singkat ini ada empat hikmah yang menjadi isyarat bagi kaum muslimin untuk mewujudkannya dalam kehidupan ini, apalagi bagi kita bangsa Indonesia yang masih terus berjuang untuk mengatasi berbagai persoalan besar yang menghantui kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Khutbah Idul Adha 1431 H: Membangun Spirit Pengorbanan dan Perjuangan untuk Bangsa

Thalhah Nuhin, Lc.Ilustrasi (jr-photos.com)

Setiap perjuangan tidak pernah sepi dari pengorbanan. Bentuk perjuangan apapun, senantiasa ada cost yang harus dibayar. Baik yang berkaitan dengan waktu, harta dan jiwa. Bisa kita perhatikan bangsa-bangsa pada saat berjuang untuk kemerdekaan, berjuang untuk menata masa depan dan berjuang untuk kemajuannya yang berkeadilan dan berkemakmuran. Apalagi bagi ummat Islam yang berjuang untuk menegakkan nilai-nilai kebenaran dan kebaikan Islam dalam kehidupan individu, keluarga, masyarakat maupun bangsa.

Khutbah Idul Adha 1431 H: Jalan Kebangkitan Dan Kepemimpinan Itu Adalah Bekerja Dan Berkorban

Muhammad Anis Matta, Lc.Ilustrasi (allthingscalifornian.com)

Pagi ini memori sejarah kita membuka dirinya kembali, membawa kita pada kenangan ribuan tahun lalu. Pagi ini kita kenang lagi manusia-manusia agung yang telah menciptakan arus terbesar dalam sejarah manusia, membentuk arah kehidupan kita, dan membuat kita semua berkumpul di lapangan besar ini untuk sholat dan berdoa bagi mereka. Pagi ini kita agungkan lagi nama-nama besar itu: Nabi Ibrahim dan istrinya Hajar, Nabi Ismail dan Nabi Muhammad saw.

Khutbah Idul Adha 1431 H: Membangun Kekuatan Umat

Drs. Ahmad YaniIlustrasi (inet)

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah swt yang telah memberikan kenikmatan kepada kita dalam jumlah yang begitu banyak sehingga kita bisa hadir pada pagi ini dalam pelaksanaan shalat Idul Adha. Kehadiran kita pagi ini bersamaan dengan kehadiran sekitar tiga sampai empat juta jamaah haji dari seluruh dunia yang sedang menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci. Semua ini karena nikmat terbesar yang diberikan Allah swt kepada kita, yakni nikmat iman dan Islam.

Khutbah Idul Adha 1431 H: Tauhid dan Kepedulian

Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal, Jakarta (ANTARA/ Ujang Zaelani/pd/09)

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala yang senantiasa menganugerahkan karunia rahmat dan nikmat-Nya kepada kita semua, nikmat Iman dan Islam, nikmat sehat wal afiat, dan sekian banyak lagi nikmat yang tidak mungkin bisa kita ingat maupun kita catat. Maka meyakini dengan sepenuh hati bahwa segala nikmat itu hanya dari Allah datangnya, seraya mensyukuri dan mendayagunakannya untuk mendapatkan ridha dan cinta-Nya semoga membuat kita mendapatkan pelipat gandaan nikmat, seperti yang telah Allah janjikan.

Khutbah Idul Adha 1430 H: Semangat Berkorban VS Mengorbankan

DR. Surahman Hidayat

Seseorang menjadi besar karena jiwanya besar. Tidak ada jiwa besar tanpa jiwa yang punya semangat berkorban. Berkat ruhul badzli wal tadlhiyah wal mujahadah/spirit berbagi, berkorban dan berjuang, ummat ini telah menjadi ummat yang besar, bergensi dan disegani dunia dalam sejarahnya. Mari kita kembalikan kebesaran serta gensi ummat ini dengan menyemai semangat memberi, berkorban dan mujahadah pada diri dan keluarga kita.

Khutbah Idul Adha 1429 H: Meneladani Kepemimpinan Ibrahim AS

Segala sanjungan puja dan puji syukur hanyalah kepada Allah SWT., atas segala karunia kenikmatan yang kita terima dalam jumlah yang begitu besar sehingga kita bisa hadir pada pagi hari yang agung ini untuk melaksanakan shalat Idul Adha. Kehadiran kita pagi ini bersamaan dengan kehadiran sekitar empat juta jamaah haji dari segala penjuru dunia yang sedang menyelesaikan pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci.

Khutbah Idul Adha 1429 H: Membangun Kembali Semangat Berqurban

Dr. Attabiq Luthfi, MA

dakwartuna.com – Allahu Akbar- ALLahu Akbar- Allahu Akbar – WaliLlahil Hamd. Jama’ah Idul Adha yang senantiasa mengharapkan ridha Allah swt. Alhamdulillah, tentu merupakan satu kenikmatan dan kebahagiaan yang tiada terhingga bahwa pada hari ini kita merayakan hari raya Idul Adha, hari raya terbesar bagi umat Islam yang bersifat internasional, setelah dua bulan sebelumnya kita merayakan [...]

Khutbah Idul Adha 1428 H: Pengorbanan, Jalan Menuju Kejayaan

PENGORBANAN, JALAN MENUJU KEJAYAAN (I) Mengenang hari-hari Allah Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allah. Akbar! Alhamdulillah, pagi ini kita semua berkumpul untuk memperingati satu diantara sekian banyak hari-hari Allah. Hari-hari yang kelak akan menjadi saksi tentang jiwa-jiwa suci yang telah berjuang menggapai ketinggian; tentang jiwa-jiwa yang telah memberikan kematian untuk nendapatkan kehidupan. Untuk itulah Allah memerintahkan [...]