Politik – dakwatuna.com http://www.dakwatuna.com Menuju Kesatuan Umat Thu, 29 Sep 2016 04:14:17 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.6.1 40320476 Wajah Hakiki Peradaban Madani, Manifestasi Nilai Ketuhanan dalam Demokrasi Pancasila http://www.dakwatuna.com/2016/07/15/81452/81452/ http://www.dakwatuna.com/2016/07/15/81452/81452/#respond Fri, 15 Jul 2016 07:11:13 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=81452

Pada dasarnya semua agama menghendaki hukum Tuhan untuk diimplementasikan dalam sistem kehidupan berbangsa dan bernegara. Hal ini menjadi suatu keniscayaan yang mutlak karena tidak ada satu agama pun yang menghendaki adanya kehancuran bagi umatnya. Inilah peranan Pancasila dirumuskan oleh generasi awal bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Konten Wajah Hakiki Peradaban Madani, Manifestasi Nilai Ketuhanan dalam Demokrasi Pancasila ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/07/15/81452/81452/feed/ 0 81452
Pemaknaan Pluralis Ketuhanan Maha Esa Dalam Pancasila http://www.dakwatuna.com/2016/07/12/81362/81362/ http://www.dakwatuna.com/2016/07/12/81362/81362/#respond Tue, 12 Jul 2016 06:08:01 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=81362

Teolog Jerman Olaf Schumann memberika penafsiran terhadap sila Ketuhanan Yang Maha Esa, “Istilah “ketuhanan” merupakan istilah yang sangat abstrak; bukan “Tuhan” melainkan “ketuhanan”, suatu prinsip mengenai Tuhan, tetapi bukan Tuhan itu sendiri. Oleh karena itu, ia pun sangat sulit diterjemahkan ke dalam bahasa asing... Jadi, dengan rumusan sila ketuhanan diberikan ruangan luas yang sekaligus dilindungi oleh negara agar agama-agama yang diakui dapat menguraikan dan mengembangkan pemahaman mereka masing-masing mengenai Tuhan itu.”

Konten Pemaknaan Pluralis Ketuhanan Maha Esa Dalam Pancasila ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/07/12/81362/81362/feed/ 0 81362
Konflik Peradaban dan Kebijakan Politik Barat http://www.dakwatuna.com/2016/07/02/81196/konflik-peradaban-dan-kebijakan-politik-barat/ http://www.dakwatuna.com/2016/07/02/81196/konflik-peradaban-dan-kebijakan-politik-barat/#comments Sat, 02 Jul 2016 08:28:54 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=81196

Di Indonesia, gerakan liberalisasi pemikiran Islam terasa sangat intens dan serius. Penyebaran wacana-wacana tentang Islam dan pemikiran keislaman yang terdengar “aneh” di telinga para ulama dan cendekiawan Muslim ini dilakukan melalui media surat kabar, majalah, media elektronik baik radio maupun televisi, dan penerbitan buku-buku.

Konten Konflik Peradaban dan Kebijakan Politik Barat ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/07/02/81196/konflik-peradaban-dan-kebijakan-politik-barat/feed/ 1 81196
Menengok Sejarah Pancasila: Ideologi Kebangsaan Berlandaskan Islam http://www.dakwatuna.com/2016/06/14/80915/menengok-sejarah-pancasila-ideologi-kebangsaan-berlandaskan-islam/ http://www.dakwatuna.com/2016/06/14/80915/menengok-sejarah-pancasila-ideologi-kebangsaan-berlandaskan-islam/#respond Tue, 14 Jun 2016 10:46:54 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=80915

Pancasila sebagai buah perjuangan bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan begitu diagungkan layaknya barang keramat. Hal ini wajar, karena Pancasila merupakan hasil keringat dan cucuran darah para pejuang bangsa Indonesia selama tiga setengah abad hingga akhirnya diberikan karunia Allah berupa kemerdekaan dan terbebas dari imperialisme Barat. Akan tetapi, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak pihak yang berusaha menjadikan Pancasila sebagai pandangan hidup menggantikan agama. Agama ingin disisihkan oleh Pancasila, bukannya memberi landasan dan mewarnai Pancasila. Tak ayal, Pancasila pun ingin menggantikan Islam, bukannya Islam yang melandasi Pancasila. Padahal, kata-kata kunci dalam Pancasila seperti “Ketuhanan Yang Maha Esa”, “adil dan beradab”, dan “hikmat” adalah istilah-istilah yang sangat bernuansa Islam.

Konten Menengok Sejarah Pancasila: Ideologi Kebangsaan Berlandaskan Islam ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/06/14/80915/menengok-sejarah-pancasila-ideologi-kebangsaan-berlandaskan-islam/feed/ 0 80915
Wanita, Kepemimpinan, dan Peran Politik dalam Islam http://www.dakwatuna.com/2016/06/08/80834/wanita-kepemimpinan-dan-peran-politik-islam/ http://www.dakwatuna.com/2016/06/08/80834/wanita-kepemimpinan-dan-peran-politik-islam/#respond Wed, 08 Jun 2016 08:24:37 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=80834

Beberapa atsar sahabat yang dijadikan rujukan para ulama dalam menentukan hukum kebolehan wanita menjabat di scope tertentu seperti pengangkatan wanita bernama Asy Syifa untuk menjadi kepala pasar di zaman Khalifah Umar bin Khattab radhiallahuanhu, serta keputusan Ummul Mukminin Aisyah radhiallahuanha untuk memimpin pasukan di perang Jamal.

Konten Wanita, Kepemimpinan, dan Peran Politik dalam Islam ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/06/08/80834/wanita-kepemimpinan-dan-peran-politik-islam/feed/ 0 80834
Kepemimpinan Karismatik http://www.dakwatuna.com/2016/05/25/80686/kepemimpinan-karismatik/ http://www.dakwatuna.com/2016/05/25/80686/kepemimpinan-karismatik/#respond Wed, 25 May 2016 08:45:17 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=80686

Pemimpin karismatik memiliki kebutuhan yang tinggi terhadap kekuasaan, rasa percaya diri, serta keyakinan terhadap cita-citanya. Sebuah kebutuhan terhadap kekuatan motivasi pemimpin karismatik untu mempengaruhi para pengikut. Rasa percaya diri dan pendirian yang kuat meningkatkan kepercayaan para pengikut terhadap berbagai pertimbangan dan pendapat pemimpinnya tersebut. Seorang pemimpin dengan pola ciri seperti di atas memiliki kemungkinan lebih besar dalam mencapai keberhasilan dalam mempengaruhi bawahan.

Konten Kepemimpinan Karismatik ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/05/25/80686/kepemimpinan-karismatik/feed/ 0 80686
Belajar Memaafkan http://www.dakwatuna.com/2016/03/24/79734/belajar-memaafkan/ http://www.dakwatuna.com/2016/03/24/79734/belajar-memaafkan/#respond Thu, 24 Mar 2016 01:12:58 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=79734

Begitulah, sikap kebesaran hati dan memaafkan yang dapat membopong kita pada kemenangan dan cukup sebagai pelajaran, segala perlakuan yang pernah seseorang lakukan kepada kita, supaya kita tahu rasanya sakit sehingga membuat kita lebih tahu-menahu dan menyadari betapa jangan sampai orang lain mengalami hal yang sama menyakitkannya seperti kita. "Namun kita mudah memaafkan jika kita sadar bahwa memaafkan jauh memberikan manfaat daripada dendam. Ketenangan diraih bukan dengan balas dendam tetapi memaafkan"-Rahmat Mr. Power.

Konten Belajar Memaafkan ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/03/24/79734/belajar-memaafkan/feed/ 0 79734
Pemimpin Tawadhu, Harapan Rakyat http://www.dakwatuna.com/2016/03/05/79432/pemimpin-tawadhu-harapan-rakyat/ http://www.dakwatuna.com/2016/03/05/79432/pemimpin-tawadhu-harapan-rakyat/#respond Sat, 05 Mar 2016 13:45:59 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=79432

Tidak hina seorang pemimpin memiliki sifat tawadhu. Karena di situlah kasih sayang Allah bagi orang-orang yang senantiasa merendah hati, menundukkan sikap di hadapan manusia lainnya. Setiap manusia memiliki peluang untuk berlaku riya, sombong, dan ujub, terutama jika ada keinginan untuk memelihara dan memanfaatkannya demi kepentingan kekuasaan. Kesombongan juga dapat mengubah ketulusan menjadi nafsu tidak baik yang menempatkan rakyatnya sebagai sasaran pelampiasan nafsu kekuasaan.

Konten Pemimpin Tawadhu, Harapan Rakyat ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/03/05/79432/pemimpin-tawadhu-harapan-rakyat/feed/ 0 79432
Figur Seorang Pemimpin http://www.dakwatuna.com/2016/02/23/79226/figur-seorang-pemimpin/ http://www.dakwatuna.com/2016/02/23/79226/figur-seorang-pemimpin/#respond Tue, 23 Feb 2016 02:30:16 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=79226

Pemimpin sendiri tugasnya melayani umat bukan sebaliknya minta dilayani, pemimpin harus rela berkorban demi kesejahteraan rakyatnya, memberikan kebahagiaan bukan kesulitan. Agar tatanan negara tidak hancur pemimpin harus jujur, amanah, menyampaikan, dan cerdas. Pemimpin bukan sebagai ajang mencari popularitas melainkan sebagai tanggung jawab yang harus diemban dengan sungguh-sungguh, tanpa pamrih.

Konten Figur Seorang Pemimpin ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/02/23/79226/figur-seorang-pemimpin/feed/ 0 79226
Urgensi Toleransi Dalam Wacana Demokrasi http://www.dakwatuna.com/2016/02/23/79222/urgensi-toleransi-dalam-wacana-demokrasi/ http://www.dakwatuna.com/2016/02/23/79222/urgensi-toleransi-dalam-wacana-demokrasi/#respond Tue, 23 Feb 2016 01:30:36 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=79222

Seiring dengan semakin kentalnya demokrasi di Indonesia dan di berbagai belahan dunia Islam maka toleransi menjadi bagian yang sangat dibutuhkan perannya. Terjadi interaksi yang saling membutuhkan antara toleransi dan demokrasi. Di satu sisi demokrasi membutuhkan toleransi sebagai landasan etis, di mana demokrasi tidak dapat diterapkan tanpa adanya toleransi.

Konten Urgensi Toleransi Dalam Wacana Demokrasi ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/02/23/79222/urgensi-toleransi-dalam-wacana-demokrasi/feed/ 0 79222