Home / Pemuda (halaman 2)

Pemuda

Akhi, Jangan Terlalu Baik Padaku Please!

Ilustrasi (inet)

Qian males ngobrol panjang lebar dengan yang bukan mahromnya. Dan orang di depannya itu selalu punya segudang pertanyaan dan bahan obrolan. Contohnya kek tempo hari pas Qian lagi jalan berdua sama sohibnya Amel dan seseorang tiba-tiba nyapa, bikin Qian yang pengen buru-buru pergi berkali-kali menahan langkah sambil berusaha menahan pandangan. Secara ada orang nanya masa dia kabur? Untung gadis itu punya alasan lagi buru-buru asli. Sejak saat itu Qian rada anti ketemu ama ikhwan yang always tersenyum lebar berinisial ‘Sagar’ itu.

Baca selengkapnya »

Equilibrium

Ilustrasi. (inet)

Indonesia telah mengalami hal demikian dimana pemerintahan sentralistik tersebut dinilai memiliki banyak kekurangan dan kurang sesuai dengan negara Indonesia yang wilayahnya luas dan beragam suku, agama, ras, dan golongan di dalam masyarakatnya. Masyarakat yang sangat heterogen tersebut harus dikelola pula oleh kekuatan-kekuatan yang ada di tiap daerahnya masing-masing karena masyarakat yang berada di daerah tersebut lah yang lebih mengetahui potensi dan hambatan terbesar dalam pembangunan di daerah tersebut. Kearifan lokal dan ciri khas tiap daerah yang sangat unik hanya mampu dikembangkan dengan adanya pelaksanaan otonomi daerah. Poinnya ada pada equilibrium atau titik keseimbangan antara kebijakan mana yang harus diambil pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Baca selengkapnya »

Mushalla Ramah Akhwat…

Ilustrasi - Sebuah mushalla (rizakasela.wordpress.com)

Jangan bilang, tempatnya akhwat bukan di luar, biar ga usah pusing sama tempat wudhu yang kurang memadai. Hellow.... Kalo lagi keluar sinis, istri ente juga butuh dokter obgyn akhwat kan,..... Butuh bidan akhwat kaaaan... Banyak area strategis maslahat ummat, membutuhkan kehadiran akhwat. Maka, tak kan ada lagi murrobi yang berkeliling harus membina akhwat di daerah lain... Jika ia harus di rumah. Dan ga ada cerita anggota dewan akhwat lagi.

Baca selengkapnya »

Pilihan Terbaik-Nya

Ilustrasi. (inet)

Waktu yang diberikan Aiman tak ku sia-siakan lagi. Telah ku sampaikan kepada Ibu jika aku memilih lelaki yang ku mengharapkan kepada Allah jika bersamanya ketaatanku kepada Allah semakin bertambah. Aku memilih Rizal Abdullah sebagai calon suamiku. Segala urusannya telah ku serahkan kepada Ibu. Keluarga kami tak mengatur pertemuanku dengan Rizal, bahkan ketika waktu akad telah ditentukan, hanya saja Ibuku yang pernah menemui Rizal, dan Ibu dari Rizal yang menemuiku. Akad dilaksanakan di rumahku, dan resepsi di laksanakan di gedung, karena undangan dari pihak lelaki lebih banyak, dan rumahku tak mencukupi bahkan yang ku dengar ada beberapa rombongan dari luar negeri dan luar daerah yang sampai menginap di hotel untuk menghadiri acara walimahan kami.

Baca selengkapnya »

Medan Perang Intelektual Dakwah Kampus

Ilustrasi. (ridwansyahyusufachmad.wordpress.com)

Ini adalah sebuah refleksi dari salah satu misi keberadaan dakwah kampus, yaitu sebagai wadah proses pembentukan kepribadian mahasiswa agar kelak menjadi lulusan perguruan tinggi yang memiliki afiliasi kepada Islam. Misi lainnya adalah optimasi peran kampus yang terangkum dalam tridharma perguruan tinggi dalam upaya transformasi menuju bangsa berperadaban tinggi dengan masyarakatnya yang madani.

Baca selengkapnya »

Teman Belajar Menghafal Alquran

Ilustrasi. (inet)

Darinya aku tahu, bahwa untuk bisa menghafal mereka butuh membaca sedang yang mampu membaca al quran tidaklah bayak. Kelas lima dibagi menjadi tiga kelompok, tiap kelompok ada yang pandai membaca sehingga yang pandai membaca membacakan bagi kelompoknya untuk ditirukan berulang ulang sampai hafal, jika hendak dihafalkan dikelas pasti akan riuh dan tidak jadi menghafal karenanya dilakukan di luar kelas. Bentuk kelompok juga memacu siswa untuk menjadi kelompok yang terbaik.

Baca selengkapnya »