Home / Keluarga / Pendidikan Anak

Pendidikan Anak

Belajar Bahasa Inggris dengan Padukan Kemampuan Kognitif-Psikomotor

Ilustrasi. (inet)

Dalam praktek fun-learning nya, guru tinggal sebut satu per satu warna dan anak-anak akan beradu tepat dan cepat dalam menjawab. Ketika guru menyebut hijau….. Anak-anak akan mencari origami warna hijau yang sudah disusun dengan kreativitas mereka mengangkatnya tinggi tinggi sambil menyebut green. Bisa juga dilakukan sebaliknya, guru menyebut green dan anak-anak yang sudah menemukan warna origami yang dimaksud maka akan mengangkatnya dan berucap “hijau”. Ini belajar dengan cara sederhana, anak-anak bisa saja merasakannya sebagai permainan.

Baca selengkapnya »

Mendidik Anak Berkarakter Islami

Ilustrasi. (Dena Fadillah)

Karakter seorang anak terbentuk dari kebiasaannya sehari-hari. Karena kontinuitas inilah yang membentuk karakter secara permanen dan tahan lama. Teori-teori pendidikan pun bermunculan. Teori yang mengatakan bahwa perkembangan anak ditentukan oleh faktor lingkungan yang dipelopori oleh Jhon Locke yang dikenal sebagai teori Empirisme, Teori yang mengatakan bahwa perkembangan anak ditentukan oleh faktor hereditas atau pembawaan yang dipelopori oleh Arthur Schopen Hauer yang dikenal sebagi teori Nativisme, dan banyak lagi teori-teori yang mengemukakan perkembangan seorang anak serta faktor-faktornya.

Baca selengkapnya »

Movie Learning Sarana Efektif Menanamkan Akhlak Mulia Pada Anak

(Heri Yanto)

Film yang diputar dengan durasi yang cukup singkat 5-6 menit, hal ini dilakukan untuk membatasi agar siswa tidak jenuh dan bosan, film diputar dalam dua tahapan, tahap pertama film diputar dengan 3 judul dan siswa harus mencatat hal-hal yang dianggap penting, untuk menguji kemampuan siswa pemandu melanjutkan dengan beberapa pertanyaan yang berkaitan dengan film yang ditonton, selama sesi tanya jawab berlangsung siswa tidak diperkenankan untuk membuka buku, bagi siswa yang mampu menjawab dengan benar diberi reward berupa coklat, setiap judul film dibatasi pertanyaanya satu sampai dua, setetelah itu baru dilanjutkan dengan judul berikutnya hingga selesai, dan kembali dilanjutkan dengan pertanyaan.

Baca selengkapnya »

Pemberian Makan yang Responsif, Cara Mengatasi Anak Susah Makan!

Ilustrasi. (inet)

Responsif feeding memiliki banyak manfaat. Nah akan lebih baik kalau kita mendorong anak kita makan daripada memaksa mereka makan, karena keduanya adalah hal yang berbeda. Karena dalam hal ini mendorong berarti orangtua memperhatikan respon anak sedangkan kalau memaksa orangtua adalah pihak yang dominan. Pemberian makan yang responsif adalah cara untuk mencapai hal tersebut. Nah, Anda lelahkan memaksa anak Anda makan? Saatnya Anda mencoba mempraktikan cara pemberian makan responsif.

Baca selengkapnya »

Anak Nakal atau Banyak Akal?

Ilustrasi. (asswat.be)

Anak adalah korban kurangnya perhatian dan bimbingan orang tua, korban pendidikan yang belum memadai, korban perkembangan teknologi dan media massa dengan aturan yang tidak berpihak kepada kepentingan tumbuh kembang moralitas dan mentalitas anak. Karena apa yang dilakukan anak yang dipandang sebagai bentuk kenakalan itu, juga merupakan bagian dari kewajiban dan tanggung jawab perlindungan orang tua, keluarga, masyarakat, bahkan negara dan pemerintah.

Baca selengkapnya »

Mungkinkah Anak Berbohong?

Ilustrasi. (kompas.com)

Berbohong adalah suatu perbuatan yang disengaja atau tidak, perbuatan ini dilakukan untuk menipu orang lain utnuk mendapatkan hal yang positif dan menghindar dari hal yang negatif. Menurut C. Drew Edward, Ph.D seorang pakar Psikologi Anak, dalam bukunya “Ketika Anak Sulit diatur” menyebutkan alasan seorang anak berbohong sama dengan alasan orang dewasa yaitu untuk menghindari konsekuensi atas prilaku mereka karena mereka malu mengakui kejadian yang sebenarnya, atau untuk menghindari hal-hal yang memalukan atau penolakan terhadap dirinya. Anak juga bisa berbohong hanya untuk mendapatkan perhatian dari orang-orang di sekitarnya atau anak berbohong saat orang tua dan guru marah kepadanya.

Baca selengkapnya »