Home / Keluarga / Pendidikan Anak

Pendidikan Anak

Lima Sebab Mengapa Remaja Sering Marah-Marah dan Cara Menyikapi nya

Ilustrasi. (jalbot.blogspot.co.id)

Mereka marah karena ortu mulai menuntut mereka agar bertanggung jawab atas perbuatannya, tapi mereka belum terbiasa diperlakukan sebagai orang dewasa. Kalau merusak barang maunya dimaafkan saja (seperti anak kecil) tidak bersedia dipotong uang jajan. Tapi giliran menggunakan gadget, ingin diperlakukan seperti orang dewasa. Badan sudah besar, sudah puber, tapi apa-apa masih harus tanya mama papa, minta uang pada ortu. Akhirnya kekesalan bermanifestasi sebagai pembangkangan, hak mau ini itu, merasa bahwa 'penolakan' adalah cara terbaik mendapatkan 'kekuatan'.

Baca selengkapnya »

7 Tips Membangun Hubungan Mesra Antara Ibu dan Putri Remaja

Kontributor dakwatuna.com dr. Rosaria Indah (tengah). (ist)

Ubah diri Anda sebagai seorang ibu. Mungkin tadinya kita bermake up tebal, mengaji dan shalat ogah-ogahan. Bicara serampangan. Ubah diri kita dulu, sebelum berharap diri anak kita berubah. Kalau tujuan hidup kita tidak jelas, jangan harap anak kita punya tujuan hidup yang benar. Dia perlu role-model. Dia butuh seseorang untuk jadi idola. Kalau ibunya tak bisa jadi idola, mungkin superstar rock band akan dipilihnya. Pertanyaannya : Anda sendiri ingin jadi apa?

Baca selengkapnya »

Cara Bijak Menyikapi Anak yang Suka Bermain

Ilustrasi. (asswat.be)

Agar anak mendapatkan esensi dari bermain, tidaklah mesti menggunakan alat-alat bermain yang mahal seperti halnya mobil-mobilan remote control, game playstation, ataupun gadget. Bermain benteng (jaga) dan kejar-kejaran merupakan salah satu permainan yang dapat merangsang anak menjadi aktif dan mengajarkan anak untuk bersosialisasi dan berkompetisi yang mampu mengembangkan kecerdasan emosionalnya.

Baca selengkapnya »

Anakmu, Amanahmu

Ilustrasi. (inet)

Di sinilah seharusnya peran keluarga dimunculkan untuk mencegah rusaknya moral sang anak. Keluarga adalah sekolah pertama untuk sang anak. Oleh sebab itu, orang tua berperan penting dalam penguatan pendidikan anak. Banyak hal yang diajarkan kepada anak melalui keluarga, khususnya melalui orang tuanya. Bahkan dapat dikatakan bahwa perilaku sang anak ketika di sekolah, lingkungan, dan masyarakat adalah cerminan pendidikan dari orang tuanya di rumah.

Baca selengkapnya »

Ummi, Abi, Kami Butuh Kalian

Ilustrasi. (123rf.com / Jasmin Merdan)

Orang tua dan keluargalah lingkungan pertama dan terdekat dengan anak. Sebelum anak mengenal sekolah dan segala perangkatnya, orangtua dan keluarga yang dikenalnya terlebih dahulu. "Al Ummu madrasatul ulla. Ibu adalah sekolah yang pertama". Pengajaran, pendidikan dan kejadian-kejadian yang terjadi dengan orang tua dan keluarga menjadi bekal bagi anak memasuki dunia yang baru, yaitu sekolah. Orang tua dan keluarga mencontohkan selalu berdo'a sebelum melakukan pekerjaan, maka anakpun akan berlaku demikian. Jujur, maka anak akan menjadi orang yang jujur di sekolah. Disiplin, maka anakpun akan mudah disiplin di sekolah. Bila orangtua memberikan cinta dan kasih sayang kepada anak, anak akan mudah mengasihi kawan-kawannya di sekolah.

Baca selengkapnya »

Peran Keluarga Dalam Mengatasi Kenakalan Remaja

Ilustrasi. (reproduksi-remaja.blogspot.com)

Kenakalan remaja berawal dari tidak berjalannya fungsi dan peran keluarga dalam mendidik remaja. Orang tua tidak menjalankan tugas dan kewajibannya yang semestinya berkaitan dengan kehidupan anak remajanya. Ayah bunda tidak bisa hanya mencukupi kebutuhan fisik anak remajanya semata, memenuhi fasilitas hidup yang diinginkan bukan yang dibutuhkan, memanjakannya anak remaja dengan alat komunikasi yang serba canggih. Namun sejatinya orang tua harus juga memperhatikan kebutuhan mental spritual anak remajanya sebagai benteng kokoh dalam diri anak dalam menghadapi tantangan zaman yang semakin berat.

Baca selengkapnya »