Home / Keluarga / Pendidikan Keluarga

Pendidikan Keluarga

Keluarga dan Pendidikan yang Terlupakan

keluarga

Namun, tampaknya kita di sini tidak hanya untuk terus menyalahkan dan terus terjebak dari masalah itu semua. Bahkan adalah sebuah hal yang cukup pragmatis jika kita terus mengutuk kurikulum, sistem pendidikan yang ada, namun ternyata ada satu hal penting dalam sebuah pendidikan yang terlupakan oleh kita, sesuatu yang sangat mendasar dari pendidikan seorang manusia. Keluarga.

Baca selengkapnya »

Allah SWT Menyayangi Keluarga Romantis

Ilustrasi. (muslim365.com)

Jadi, pandanglah mata istri dalam-dalam. Balas pandangan suami sambil menyungging senyuman. Peganglah tangan istri dengan syahdu. Eratkan pegangan suami dengan rindu yang memburu. Pula, saling membantu dalam kebaikan dan memenuhi kewajiban. Misalnya, suami belum shalat, istri mengingatkan. Istri belum shalat, suami yang mengingatkan. Jika demikian, Allah akan mencurahkan kasih sayang.

Baca selengkapnya »

Aroma Badan Nabi Yusuf AS, Bounding Antara Ayah dan Anak

Ilustrasi. (cerpendakwah.wordpress.com)

Bounding yang kuat antara ayah dan anak terbentuk dari kedekatan fisik dan emosi ayah dan anak. Interaksi yang intens dan berkualitas inilah yang akhirnya membuat ikatan cinta dan sayang di antara keduanya tidak lekang oleh waktu. Sekalipun jarak memisahkan keduanya berpuluh-puluh ribu kilometer. Kehangatan dan kasih sayang yang dicurahkan kepada seorang ayah kepada anaknya akan memberi dampak positif pada perkembangan sang anak, antara lain anak merasa dicintai, diperhatikan, dipercayai, timbul rasa aman, mendapat dukungan dan lain sebagainya.

Baca selengkapnya »

Birrul Walidain (Berbakti Kepada Orang Tua)

Ilustrasi. (anggawakurnia.blogspot.com)

Hingga berbakti kepada orangtua bukanlah sebuah hubungan sebab akibat. Bukan karena ibu dan ayah tidak memperhatikan kita sehingga kita tidak mau mendo’akannya. Namun, berbakti kepada orangtua adalah sebuah kewajiban sebagai seorang muslim. Jadi, ketika kita menemui seorang anak atau seseorang yang tidak mau mendoakan kedua orangtuanya karena sesuatu alasan, sebagai seorang muslim tugas kita adalah menasehatinya dalam kebenaran, meluruskannya dalam kebenaran. “Kecuali orang yang beriman dan orang-orang yang yang mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat dan menasehati supaya menetapi kesabaran.”(QS.Al-‘Asr:3)

Baca selengkapnya »

Benarkah Hati ini Mencintainya?

Ilustrasi. (anggawakurnia.blogspot.com)

Kini, mari kita tanyakan pada hati kita. Benarkah kita mencintai ayah dan ibu kita? Kita ingat kembali apa yang telah kita lakukan selama ini. Jangan-jangan cinta kita itu hanyalah cinta semu yang penuh dengan kedustaan. Jangan-jangan selama ini kita justru mencelakakan masa depan ayah dan ibu kita kelak di akhirat. Jangan-jangan kita tak adil membalas cinta ayah dan ibu kita selama ini.

Baca selengkapnya »

Jangan Sampai Ketemu Mertua Seperti Ini

ilustrasi, ujian dan fitnah (inet)

Di dunia ini ada 3 jenis mertua, pertama adalah yang pengertian kepada menantunya. Pengertian dengan kondisi menantunya dan dia menerima menantu karena aspek agamanya. Yang penting sholeh, soal uang bisa diusahakan. Kedua, hubbudunya (terlalu cinta dunia) sehingga materi jadi tolak ukurnya. Dan yang ketiga, mertua yang segan kepada menantunya. Segan kepada menantu karena menantunya hafal Alquran, tidak merokok, dan punya 20% saham di Manchester City.

Baca selengkapnya »

Istri, Disayangi Bukan Diadili

Ilustrasi. (Twitter)

istri hanya manusia biasa. Pasti memiliki kekurangan. Di samping juga memiliki kelebihan. Oleh karena itu, terimalah dia apa adanya. Sayangi dia. Sayangi kelebihan dan kekurangannya. Kekurangan mereka bukan untuk diadili, tapi untuk difahami. Kekurangan mereka memang dari sononya. Dari sang pencipta. Orang bijak mengatakan, “Istri itu manusia biasa. Sama dengan anda. Jika kau menyukai kelebihannya, kenpa tidak rela pada kekurangannya?” Meski demikian, seorang suami harus tetap berusaha memperbaiki perilaku istri yang kurang baik. Pelan-pelan tapi pasti. Dengan lembut, kasih sayang, dan ketulusan. Agar tidak menyebabkannya patah dan melahirkan masalah. Menyayangi bukan berarti membiarkannya. Menyayangi yang sesungguhnya adalah selalu berusaha agar istri menjadi orang baik, sehingga kelak bisa bersama-sama masuk surga.

Baca selengkapnya »