Fiqih Islam – dakwatuna.com http://www.dakwatuna.com Menuju Kesatuan Umat Wed, 24 Aug 2016 05:45:52 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.6 40320476 Apakah Halal Darah Demonstran Damai? http://www.dakwatuna.com/2016/08/18/82169/apakah-halal-darah-demonstran-damai/ http://www.dakwatuna.com/2016/08/18/82169/apakah-halal-darah-demonstran-damai/#respond Thu, 18 Aug 2016 05:50:29 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=82169

Memerangi pemberontak dan khawarij adalah wajib, namun para ulama menjelaskan bahwa itu mesti didahului peringatan dan pertanyaan kepada mereka, alasan apa mereka memberontak. Itulah yang dilakukan oleh Khalifah Ali Radhiallahu ‘Anhu, saat memerangi Khawarij, dengan mengutus Abdullah bin Abbas Radhiallahu ‘Anhuma terlebih dahulu kepada mereka.

Konten Apakah Halal Darah Demonstran Damai? ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/08/18/82169/apakah-halal-darah-demonstran-damai/feed/ 0 82169
Mengenal Fiqih Minoritas http://www.dakwatuna.com/2016/02/03/78795/78795/ http://www.dakwatuna.com/2016/02/03/78795/78795/#respond Wed, 03 Feb 2016 14:39:07 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=78795

Islam memiliki konsep yang komprehensif sebagai agama rahmatan lil alamin. Fiqih minoritas di satu sisi adalah rahmat bagi umat Islam yang tinggal di negeri non-Muslim, di sisi lain fiqih minoritas juga menjadi rahmat bagi negara non-Muslim bahwa umat Islam bukanlah ancaman bagi mereka. Fiqih minoritas juga memberikan pesan agar non-Muslim di Indonesia menyadari eksistensinya sehingga umat Islam bukan hanya menerima kehadiran mereka akan tetapi juga melakukan pembelaan terhadap mereka. Semoga Allah menjadikan negeri ini baldatun thoyyibatun wa rabbun ghafur (negeri yang baik dan penuh ampunan Allah).

Konten Mengenal Fiqih Minoritas ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2016/02/03/78795/78795/feed/ 0 78795
Nampak Aurat Tanpa Sengaja Saat Shalat, Apa Hukumnya? http://www.dakwatuna.com/2015/12/10/77401/nampak-aurat-tanpa-sengaja-saat-shalat-apa-hukumnya/ http://www.dakwatuna.com/2015/12/10/77401/nampak-aurat-tanpa-sengaja-saat-shalat-apa-hukumnya/#respond Thu, 10 Dec 2015 08:59:14 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=77401

Pada waktu perang Khaibar, Nabi menyingsingkan pakaiannya dari pahanya sehingga aku melihat pahanya yang putih.” (HR. Ahmad dan Bukhari) Berkata Imam Ibnu Hazm Rahimahullah, “Maka, benarlah bahwa paha bukanlah aurat (bagi laki-laki).

Konten Nampak Aurat Tanpa Sengaja Saat Shalat, Apa Hukumnya? ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/12/10/77401/nampak-aurat-tanpa-sengaja-saat-shalat-apa-hukumnya/feed/ 0 77401
Shalat Sunnah Dua Rakaat Ba’diyah Ashar: Antara Ada dan Tiada http://www.dakwatuna.com/2015/12/04/77322/77322/ http://www.dakwatuna.com/2015/12/04/77322/77322/#respond Fri, 04 Dec 2015 11:00:24 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=77322

Tidak boleh ada pengingkaran terhadap masalah yang masih diperselisihkan. Seseungguhnya pengingkaran hanya berlaku pada pendapat yang bertentangan dengan ijma’ (kesepakatan) para ulama.

Konten Shalat Sunnah Dua Rakaat Ba’diyah Ashar: Antara Ada dan Tiada ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/12/04/77322/77322/feed/ 0 77322
Apakah Makan Daging Unta Membatalkan Wudhu? http://www.dakwatuna.com/2015/09/27/75035/apakah-makan-daging-unta-membatalkan-wudhu/ http://www.dakwatuna.com/2015/09/27/75035/apakah-makan-daging-unta-membatalkan-wudhu/#respond Sun, 27 Sep 2015 08:32:01 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=75035

“Apakah kami harus berwudhu setelah makan daging kambing?” Rasulullah SAW menjawab, “Jika kau mau, silakan berwudhu. Dan jika kau mau, tidak usah berwudhu". Lalu orang itu bertanya lagi, "Apakah kami (harus) berwudhu setelah makan daging unta?" Rasulullah SAW menjawab, "Ya, berwudhulah setelah (makan) daging unta".

Konten Apakah Makan Daging Unta Membatalkan Wudhu? ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/09/27/75035/apakah-makan-daging-unta-membatalkan-wudhu/feed/ 0 75035
Ibadah Qurban Pada Hari Raya Idul Adha http://www.dakwatuna.com/2015/09/17/74656/ibadah-qurban-pada-hari-raya-idul-adha/ http://www.dakwatuna.com/2015/09/17/74656/ibadah-qurban-pada-hari-raya-idul-adha/#respond Thu, 17 Sep 2015 01:28:28 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=74656

Pada dasarnya daging qurban adalah untuk dikonsumsi. Sebagian untuk yang berqurban bersama keluarganya. Sebagian untuk karib kerabat atau tetangga terdekat. Dan sebagiannya lagi untuk fakir miskin. Tidak mengapa sekiranya ada yang perlu disimpan bila kondisinya longgar.

Konten Ibadah Qurban Pada Hari Raya Idul Adha ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/09/17/74656/ibadah-qurban-pada-hari-raya-idul-adha/feed/ 0 74656
Fiqih I’tikaf: Mubah dan Larangan dalam I’tikaf (Bagian Akhir) http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71414/fiqih-itikaf-mubah-dan-larangan-dalam-itikaf-bagian-akhir/ http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71414/fiqih-itikaf-mubah-dan-larangan-dalam-itikaf-bagian-akhir/#respond Tue, 07 Jul 2015 13:51:34 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=71414

Hendaknya para mu’takifin memanfaatkan waktunya selama i'tikaf untuk aktivitas ketaatan, seperti membaca Alquran, dzikir dengan kalimat yang ma’tsur, muhasabah, shalat sunnah mutlak, boleh saja diselingi dengan kajian ilmu.

Konten Fiqih I’tikaf: Mubah dan Larangan dalam I’tikaf (Bagian Akhir) ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71414/fiqih-itikaf-mubah-dan-larangan-dalam-itikaf-bagian-akhir/feed/ 0 71414
Fiqih I’tikaf: Bolehkah I’tikaf Selain Ramadhan dan Tanpa Puasa? (Bagian Ketiga) http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71403/fiqih-itikaf-bolehkah-itikaf-selain-ramadhan-dan-tanpa-puasa-bagian-ketiga/ http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71403/fiqih-itikaf-bolehkah-itikaf-selain-ramadhan-dan-tanpa-puasa-bagian-ketiga/#respond Tue, 07 Jul 2015 12:20:45 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=71403

I’tikaf sah dilakukan di semua masjid, termasuk masjid yang tidak mendirikan shalat Jumat. (istilahnya: masjid ghairu Jami’ – surau), inilah pendapat, Syafi’i, Daud, dll. Inilah pendapat jumhur (mayoritas ulama). Imam Bukhari juga mengikuti pendapat ini, beliau menulis dalam Shahihnya:

Konten Fiqih I’tikaf: Bolehkah I’tikaf Selain Ramadhan dan Tanpa Puasa? (Bagian Ketiga) ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71403/fiqih-itikaf-bolehkah-itikaf-selain-ramadhan-dan-tanpa-puasa-bagian-ketiga/feed/ 0 71403
Fiqih I’tikaf: I’tikaf Bagi Perempuan (Bagian Kedua) http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71392/fiqih-itikaf-itikaf-bagi-perempuan-bagian-kedua/ http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71392/fiqih-itikaf-itikaf-bagi-perempuan-bagian-kedua/#respond Tue, 07 Jul 2015 10:00:49 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=71392

Syarat bagi orang yang beri’tikaf adalah: muslim, mumayyiz (sudah mampu membedakan salah benar, baik buruk), suci dari junub, haid, dan nifas, tidak sah jika kafir, anak-anak yang belum mumayyiz, junub, haid, dan nifas.

Konten Fiqih I’tikaf: I’tikaf Bagi Perempuan (Bagian Kedua) ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71392/fiqih-itikaf-itikaf-bagi-perempuan-bagian-kedua/feed/ 0 71392
Fiqih I’tikaf: Definisi dan Hukumnya (Bagian Pertama) http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71388/fiqih-itikaf-definisi-dan-hukumnya-bagian-pertama/ http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71388/fiqih-itikaf-definisi-dan-hukumnya-bagian-pertama/#respond Tue, 07 Jul 2015 06:46:42 +0000 http://www.dakwatuna.com/?p=71388

I’tikaf wajib adalah i'tikaf yang diwajibkan seseorang atas dirinya sendiri, baik karena nadzar secara mutlak, seperti perkataan: wajib atasku untuk beri’tikaf sekian karena Allah, atau karena nadzar yang mu’alaq (terkait dengan sesuatu), seperti perkataan: jika Allah menyembuhkan penyakitku saya akan i’tikaf sekian.

Konten Fiqih I’tikaf: Definisi dan Hukumnya (Bagian Pertama) ditampilkan pertama kali di dakwatuna.com.

]]>
http://www.dakwatuna.com/2015/07/07/71388/fiqih-itikaf-definisi-dan-hukumnya-bagian-pertama/feed/ 0 71388