Home / Pemuda / Puisi dan Syair (halaman 4)

Puisi dan Syair

Kapan?

Ilustrasi. (legend.az)

Bersabar untuk sebuah janji memang tidaklah mudah, namun akan sangat istimewa kisahnya kelak. Bersyukurlah atas penantian panjang ini, karna sesungguhnya Allah masih memberimu kesempatan untuk terus memperbaiki diri, untuk terus menggali potensi, untuk terus mendewasakan diri.

Baca selengkapnya »

Taubatku

Ilustrasi (grandstrandvacations.com)

Allah Ya Nur Qolbi… Ampunilah kesalahan dan kekhilafanku di masa lalu… Hapuskanlah noda atas dosa yang telah kuperbuat… Tuntunlah tangan ini mencari cahaya cinta-Mu… Bimbinglah langkah kaki ku menuju jalan ketakwaan… Tetapkanlah hati ini untuk senantiasa beriman pada-Mu…

Baca selengkapnya »

Kusapa Duaja

Ilustrasi. (Foto: anita-chenit.blogspot.com)

Aku lafadzkan ‘‘Tawakkaltu ‘alallah’’. Dengan gurat senyumku menengadah tangan kepada-Mu. Kemudian kubisikkan “Kuatkan aku, rangkul aku, genggam aku, sabarkan aku, dalam indah isyarat hidup dari-Mu.. ya Allah”. Terima kasih untuk duaja kecintaan-Mu padaku

Baca selengkapnya »

Jurai Kata

Ilustrasi (inet)

Lepaskanlah beban yang memundaki di penghidupanku Ikhlaskanlah aku menerima ketentuan-Mu demi kebaikanku Istiqomahkan segala bentuk pengharapan baik dalam ujung doaku Ringankan segala jalan untuk menggapai ridha-Mu Jadikan hamba-Mu ini insan yang diliputi kesabaran tak bertepi Seperti kehendak-Mu yang tak berujung dan terganti

Baca selengkapnya »

Aku Mencintaimu, Ayah

Ilustrasi. (ist)

Aku sungguh mencintaimu, ayah... Sangat...sangat..mencintaimu, ayah... sampai kapanpun.... Walaupun terkadang, aku tak mengerti apa yang engkau pikirkan, ayah... Walaupun terkadang, aku tak mengerti apa yang sedang engkau rasakan, ayah... Walaupun terkadang aku tak mengerti apa yang dapat aku lakukan untukmu, ayah... Tapi satu hal yang aku tahu, aku akan selalu mendoakanmu, sampai kapanpun ayah....

Baca selengkapnya »