Home / Pemuda / Puisi dan Syair (halaman 4)

Puisi dan Syair

Al-Falaq

Ilustrasi (photobucket.com)

Terutama malam, malam yang gelap gulita Tak nampak oleh mata, tak terdengar telinga Ia datang di saat kami tak terjaga Saat kami asyik dalam buaian ranjang Ampuni kami yang luput berdoa Menjaga diri dari kejahatan malam

Baca selengkapnya »

Datangi dengan Hati

Ilustrasi. (Ulfa Wardani)

Datangi mereka dengan hati… Agar perjalanan kalian tak terasa lelah…. Datangi mereka dengan hati… Agar mereka melihat bahwa masih ada yang peduli dengan mereka… Datangi mereka dengan hati… Agar anak-anak kecil itu mampu mengenal dunia selain kampungnya….

Baca selengkapnya »

Untukmu, Bunda

Ilustrasi. (islamimadina.blogspot.com)

Puisi ini memang tak sebanding dengan rangkaian bunga melati Tapi lukisan perasaan ini kubungkus rapi di puisi ini Alunan kasih sayang untukmu memang takkan cukup dengan barisan huruf dari sudut kanan dan kiri Untuk dirimu yang selalu ada di hati Aku menyayangimu tiada henti

Baca selengkapnya »

Balada Indonesia

Ilustrasi (inet)

Satu tahun berjalan angka tujuh bertahan, Tak ada persoalan, tenang melenggang layaknya air telaga, Hening.. sepi tenang sekali, Tak ada ribut sana-sini pandai sekali meredam bunyi, Ucapnya seperti sabda yang menenangkan hati, Padahal, Nol Besar tak terbukti, Tapi entah kenapa sekali lagi, sepi… Tak ada persoalan, tenang melenggang layaknya air telaga

Baca selengkapnya »

1437 H

Ilustrasi. (newsroom.unl.edu)

dakwatuna.com Di kala ku tersalah Hingga hilang fitrah Tak sedikitpun ku resah Sampai kulupa arah Kutahu Engkau marah Namun Engkau begitu pemurah Hingga Kau Ajarku Tabah Berlayar Mencari Hikmah Di awal Hijriyah Inginku meratap, merasakan saudaraku di sana bersimbah darah Di awal Hijriyah Kubangkit memulai langkah Di awal Hijriyah Kenalkan …

Baca selengkapnya »