
Tidak ada entitas kehidupan yang tercipta sia-sia. Sadar akan hal ini, penulis berupaya menyuguhkan tulisan singkat tentang hakikat penciptaan lalat. Makhluk lemah ini sering kali dituding oleh sebagian dari mereka sebagai serangga pembawa sial, kuman penyakit, dan hewan yang cukup mengganggu. Akan tetapi, pernahkah mereka memikirkan hakikat penciptaannya?

Setahun sekali, umat muslim di dunia merayakan Idul Adha, atau biasa disebut sebagai hari raya Qurban yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Selain melaksanakan ibadah haji di Baitullah, umat muslim juga disyariatkan untuk menyembelih hewan Qurban. Mengapa Allah memerintahkan kita untuk menyembelih hewan qurban dan bukannya membagi-bagikan makanan pokok atau yang sejenisnya? Berikut ini adalah salah satu hikmah perintah menyembelih hewan qurban.

”Hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit), kemudian Kami belah bumi dengan sebaik-baiknya. Lalu, Kami tumbuhkan biji-bjian di bumi itu, anggur dan sayur-sayuran, zaitun dan pohon kurma, kebun-kebun (yang) lebat, dan buah-buah serta rumput-rumputan, untuk kesenanganmu dan untuk binatang-binatang ternakmu.” (‘Abasa: 24-32)

Sekitar 4.000 tahun lalu, banjir besar melanda Bumi. Sebelum bencana mahadahsyat itu terjadi, wahyu turun pada Nabi Nuh. Ia diperintahkan membuat perahu besar, untuk menyelamatkan manusia dan mahluk hidup lainnya. Seperti dimuat FOXnews, Jumat 30 September 2011, kisah itu menginspirasi sebuah perusahaan kecil di Jepang — negara yang langganan dilanda tsunami.

Awan, Cairan yang Mengambang dakwatuna.com – Apakah sebenarnya awan itu? Awan adalah air yang mengambang di udara. Jika dalam jumlah yang banyak maka akan terbentuk hujan lebat yang turun ke bumi menghasilkan air sumur, sungai, telaga, dan mata air yang dapat kita minum, kita gunakan untuk menyiram tanaman, dan diminum pula oleh hewan ternak kita. [...]

Hanya ilmu yang dapat mengangkat derajat manusia. Olehnya itu, Allah SWT memberi mereka aneka ragam potensi diri. Orang yang cacat sejak lahir punya kesempatan yang sama untuk mengembangkan potensi diri sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Di dalam Islam setiap manusia punya hak yang sama dalam memperoleh pendidikan.

Mari kita niatkan bersama untuk mewujudkan kalender hijriah menjadi kalender pemersatu ummat. Suatu kalender yang mapan yang setara dengan kalender Masehi. Jangan teruskan mengkerdilkan kalender hijriah dalam kotak kelompok-kelompok kecil, sehingga kalender hijriah hanya berlaku untuk ormas tertentu saja, tidak berlaku nasional apalagi global. Untuk menjadi sistem kalender yang mapan tiga syarat harus terpenuhi.

Pekan pertama Ramadhan 1432H ini, Badr Interactive meluncurkan aplikasi Google Android “Ramadhan Guide”. Di versi awalnya, aplikasi gratis ini memberikan 4 fitur yaitu: Jadwal Imsakiyah, Artikel Ramadhan, Evaluasi Ibadah dan Acara Ramadhan.

Diskusi soal penentuan awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah seringkali terfokus pada pemaknaan rukyat dan pengambilan dalil dari banyak hadits. Minim sekali pengambilan dalil dari Al-Quran dalam hal operasionalisasi penentuan awal bulan tersebut, karena memang Al-Quran tidak secara eksplisit mengungkapkan tata caranya seperti dalam hadits. Ya, kalau sekadar menggunakan ilmu tafsir yang selama ini digunakan oleh para ulama, kita sulit menemukan isyarat operasionalisasi penentuan awal bulan qamariyah di dalam Al-Quran.

Isra’ mi’raj bukanlah kisah perjalanan antariksa. Aspek astronomis sama sekali tidak ada dalam kajian Isra’ mi’raj. Namun, Isra’ mi’raj mengusik keingintahuan akal manusia untuk mencari penjelasan ilmu. Aspek aqidah dan ibadah berintegrasi dengan aspek ilmiah dalam membahas Isra’ mi’raj. Inspirasi saintifik Isra’ Mi’raj mendorong kita untuk berfikir mengintegrasikan sains dalam aqidah dan ibadah.