Guruku… Sebentar lagi engkau akan berulang tahun. Aku mencoba termenung mengingat dan membuka lembaran – lembaran memori yang masih melekat erat di benakku. Dua belas tahun yang lalu ketika aku pertama kali mengenal kata “Guru” dan untuk pertamakalinya aku menginjakkankakiku di tempat yang bernama “Sekolah”. Dengan rasa takut dan malu – malu aku menghampirimu.

Dari 7 besaran ISO (International Standard Organization) yang di rumuskan yakni panjang, temperatur, massa, waktu, arus listrik, jumlah zat dan intensitas cahaya, hanya satu besaran yang susah untuk dipahami, waktu. Hidup manusia di dunia terfungsikan oleh waktu. Waktulah yang membatasi antara satu kehidupan dengan kehidupan yang lain.

Pada tulisan kali ini dipaparkan mengenai kata-kata tambahan dalam percakapan bahasa amiyah, seperti pertanyaan, isyarat, dan lain-lain. Dipaparkan juga kosa kata (mufrodat) yang biasa digunakan dalam percakapan bahasa amiyah. Selamat mempelajari.

Fi’il madhi dalam BAm tidak ada perbedaan sama sekali dengan fi’il madhi dalam BFh. Jadi: ضرب (dhoroba) dalam BFh, ضرب (dhoroba) juga dalam BAm tanpa ada tambahan atau perubahan.

Seandainya kawan-kawan ingin menafikan fi’il ini, cukup dengan menambahkan – tanpa menyambung – huruf “مش” depan fi’il yang akan dinafikan tersebut, contohnya: بيصلح = هيصلح = مش هيصلح باكل = هاكل = مش هاكئ يدور = هيدور =مش هيدور
Huruf-huruf nafi yang masuk ke fi’il mudhare’ dalam BAm secara umum terdiri dari dua huruf: Yang pertama adalah: “ما” terletak di awal kalimat, dan yang kedua adalah “ش” terletak di akhir kalimat.
Fi’il M S D bentuknya persis seperti fi’il mudhare’ biasa, namun dengan satu tambahan huruf yaitu huruf “ب “ sebelum huruf mudharo’ah.
Bentuk fi’il mudhare’ biasa tidak terlalu berbeda dengan bentuk fi’il mudhare’ dalam BFh. Satu-satunya perbedaan terdapat pada tasykil dua huruf.
سليمان : هو كمال هيروح فين؟ Huwa kamal hairuuh fein? Kamal mau pergi kemana? سيد : هيروح يضرب ” علي” ابن الجيران ! Hiruh yedrab “ Aly ” ebn elgiraan! Dia akan memukul Aly, si anak tetangga sebelah سليمان : ليه ؟ Leih? Emangnya kenapa? زبير : أصله عاكس البت بتاعتو ! Aslo aakis el [...]
Sektor kesehatan merupakan faktor penting dalam mewujudkan depopulasi umat manusia. Sektor kesehatan ini dapat melapangkan depopulasi umat manusia karena melibatkan berbagai program yang sudah lama telah digulirkan yaitu; pandemi virus mematikan, Codex Alimentarius, penyebaran fluoride dan aspartame serta kontrol makanan dalam bisnis distribusi dan peternakan. Program ini dilakukan untuk mencapai depopulasi umat manusia dalam melenyapkan sepertiga hingga 90% populasi umat manusia.