Media-media Barat mendapat kritikan tajam. Kesimpulan awal mereka tentang adanya ekstremis muslim di balik pengeboman dan penembakan di Norwegia ternyata salah besar. Penggunaan istilah teroris pun menjadi perdebatan. Diberitakan Reuters, Senin (25/7/2011), ketika peristiwa itu baru saja terjadi, sejumlah media sempat membuat spekulasi siapa pelaku tindakan keji yang menewaskan 93 orang tersebut. Di beberapa headline dan tajuk, tudingan pun mengarah pada kaum muslim, terutama kelompok garis keras Al-Qaeda.

Dunia Twitter kembali heboh. Kali ini sebuah hashtag #blamethemuslims jadi sorotan internasional setelah muncul menjadi trending topic. Banyak pemilik akun twitter meminta pengelola Twitter menghapus hashtag tersebut karena khawatir berbau rasis.

Pelaku pengeboman di Oslo dan penembakan brutal di Pulau Utoya, Norwegia–yang menewaskan sedikitnya 92 orang–sudah diketahui. Dia adalah Anders Behring Breivik. Terungkapnya aksi bejat Breivik mematahkan spekulasi yang beredar bahwa aksi teror itu didalangi kelompok militan Islam.
Mekah Al-Mukarramah, di bawah arahan Khadim Al-Haramain Asy-Syarifain atau Pelayan Dua Kota Suci, Raja Abdullah bin Abdul Aziz Aali Saud, Muktamar “Dunia Islam; antara Problematika dan Solusinya” yang diselenggarakan oleh Rabitah Alam Islami atau Liga Dunia Islam di buka hari ini oleh Pangeran Khaled Al-Faishah, Gubernur Mekah Al-Mukarramah, bertempat di Rabithah Alam Islami, Ibu Kota yang suci.
Sekjen Liga Arab, Nabil el-Araby, mengutuk aksi Israel yang melarang kapal untuk masuk ke Gaza dan menyebut Israel sebagai pembajak laut. Menurut laporan Press TV, El-Araby mengatakan: “Saya mengutuk keras aksi Israel pada hari selasa 19 juli yang melakukan pembajakan di perairan Internasional. “Ia juga menegaskan, “Saya mengimbau seluruh masyarakat Internasional yang diwakili oleh Dewan PBB untuk bersikap tegas terhadap aksi Israel ini.”
Angkatan Laut Israel pada Selasa (19/7) menyita satu kapal Prancis yang membawa sejumlah aktivis pro Palestina saat berlayar menuju Jalur Gaza yang diblokade dan memaksanya ke pelabuhan Ashdod di Israel, kata seorang wanita juru bicara militer.

Bertemu dan berpisah karena Allah, itulah yang diharapkan oleh rekan-rekan IKMI (Ikatan Keluarga Muslim Indonesia) Tampoi dalam acara perpisahan pengurusnya. Acara yang dikemas dengan bentuk rihlah (rekreasi) ini diadakan pada hari ahad tgl 17 Juli 2011 jam 10 pagi hingga selepas Zhuhur oleh IKMI Tampoi yang dibantu oleh IKMI Pasir Gudang, bertempat di area Muzium Layang-layang Pasir Gudang, Johor.
Perdana Menteri Turki Recep Tayyeb Erdogan akhirnya menjawab berita yang beredar sepekan lalu tentang rencana kunjungannya ke Jalur Gaza. Erdogan mengatakan, jika kondisinya memungkinkan, ia sedang memikirkan untuk berkunjung ke Gaza. “Kementerian Luar Negeri akan mengaturnya. Saya berharap bisa melakukan kunjungan itu, tergantung bagaimana hasil yang diupayakan Kementerian Luar Negeri,” ujar Erdogan pada para wartawan, Selasa (19/7).
Nigeria mengembangkan program zakat khusus untuk meningkatkan produktivitas para petani. Hal ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan di negara tersebut. Dalam Konferensi Zakat Internasional di Bogor, Selasa (19/7) delegasi dari Nigeria Prof Moussa Larbani mengatakan Nigeria telah mengembangkan program Zakat Muzara’ah-Suplay Chain Model (ZMSCM),yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya para petani.
Pertumbuhan ekonomi syariah di AS memang tidak setinggi Inggris. Meski demikian, kawasan Amerika Utara memiliki potensi besar untuk menggeliatkan ekonomi syariah. Kuncinya, penguatan sumber daya “melek” ekonomi syariah mendesak untuk dilakukan. Berangkat dari kondisi itu. Komunitas Muslim Amerika Utara (ISNA) bersama Lembaga Keuangan Syariah Amerika (IAF) memberikan pelatihan kepada pemimpin komunitas Muslim sebagai langkah awal guna memenuhi kebutuhan akan sumber daya “melek” ekonomi syariah.