
Negara-negara Islam yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) mendesak Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk mengecam pembakaran Alquran di Amerika Serikat. Perbuatan tak bermoral itu dinilai sebagai bagian dari sentimen Anti-Islam global.

Keinginan komunitas Muslim di negeri kanguru Australia untuk mendirikan masjid atau pusat peribadatan menemui kesulitan yang meningkat sejak peristiwa 11 September 2001 di New York, kata satu sumber. Namun alasan yang melandasi penolakan proyek pembuatan masjid lebih disebabkan oleh ketidakpahaman tentang Islam, kata Ketua Program Pembangunan Masjid Algester Brisbane, Abdul Rahman Deen, di Brisbane, Selasa.

Meski rencana pembakaran Quran yang dicetuskan Terry Jones pada Sabtu lalu atau tepatnya 11 September batal terlaksana, sejumlah pembakaran terhadap Quran telah terjadi. Di Washington, sejumlah kelompok konservatif Kristen merobek Quran persis di depan Gedung Putih. Di waktu bersamaan, seorang pekerja transportasi di New Jersey membakar Quran. Di Australia, seorang pengacara bahkan membakar Quran dan Injil sekaligus.