
Pemerintahan Palestina dan PM-nya Ismail Haniyah memperbaharui komitmennya dalam berpegang kepada prinsip-prinsip dan hak dasar Palestina terkait persoalan Al-Quds, para pengungsi dan tawanan, dan tidak mengakui legalitas penjajah Israel. Ia mengingatkan bahaya mencederai hak-hak bangsa Palestina di tanah air mereka dan tempat-tempat sucinya. Haniyah menegaskan kembali hak pengungsi kembali ke kampung halaman dan ke kota-kota yang telah mereka tinggalkan karena diusir Israel tanpa syarat.

“Sekalipun pemerintah AS meningkatkan sanksi … 10 kali lagi, dan bahkan (jika) negara-negara Eropa bergabung dengan Amerika Serikat untuk menjatuhkan sanksi yang lebih berat, kami di Iran tetap berada pada posisi untuk memenuhi kebutuhan kami sendiri,” kata Presiden Iran tersebut.

Pemimpin Hamas Dr . Ismail Ridwan menegaskan bahwa gerakannya terus melanjutkan jalan perlawanan mengusir penjajah Zionis sampai hengkang dari tanah Palestina. Hal tersebut disampaikan Ridwan dalam sebuah pernyataan, Rabu (15/9), memperingati 28 tahun pembantaian Sabra dan Satila yang dilakukan pasukan Zionis Israel di ibukota Libanon Beirut pada 16 September 1982 lalu. Dia berjanji gerakannya akan menuntut balas darah rakyat Palestina dan membebaskan tempat-tempat suci dari penodaan penjajah.

Polisi Hamas memerintahkan sebuah hotel di Gaza ditutup karena mengizinkan seorang perempuan merokok shisha, yaitu merokok dengan menggunakan pipa berbentuk gelas piala dengan kandungan air sebagai penyaring.

Sumber-sumber medis Palestina hari ini, Rabu (15/9), menyatakan seorang warga Palestina gugur dan dua orang lainnya terluka akibat serangan udara Zionis Israel di daerah terowongan di perbatasan Rafah, wilayah selatan Jalur Gaza.

Sekelompok pemukim pendatang Zionis, Selasa (14/9) petang, menobek-robek al Qur’an dan menginjak-injaknya dengan kaki di tengah jalan Jaffa di barat kota al Quds. Warga al Quds Muhammad Munir – mahasiswa Universitas Bethlehem – menegaskan kepada mereka massa bahwa dia menyaksikan aksi penodaan terhadap al Qur’an al Karim di jalan tersebut ketika sedang pulang dari kerja.

Ramadhan Mubarak (penuh keberkahan), di atas ardhun mubarakah (tanah yang diberkahi), benar-benar terasa bagi Muslimin Gaza. Di bulan suci itu, mereka melakukan banyak aktifitas yang benar-benar penuh barakah. Selang dua hari setelah merayakan hari Idul Fitri, mereka menggelar acara yang mencengangkan; Pelantikan 24 Ribu Huffazh Al Quran Al Karim..
Masyarakat Muslim di Rusia termasuk warga Indonesia yang berada di Rusia merayakan Idul Fitri dan melaksanakan Shalat Idul Fitri Kamis pagi. Sekitar 200 umat muslim yang bermukim di Moskwa dan sekitarnya, serta beberapa warga muslim asing lainnya mengikuti sholat Idul Fitri di KBRI Moskwa, ujar Fungsi Pensosbud KBRI Moskwa, Enjay Diana.

Menteri Wakaf Pemerintah Inkonstitusional di Ramallah, Mahmud al Habbas, mengeluarkan keputusan penutupan ratusan masjid pada hari raya pertama, Jum’at besok(10/9). Habbas menyatakan bahwa semua khutbah akan disampaikan satu tema di seluruh kota-kota utama dan para khatib yang akan menjadi imam shalat ied ditentukan (pemerintah Ramallah).

Rencana sebuah gereja Florida untuk membakar kitab suci Al Quran pada peringatan serangan teror 11 September akan bisa dimanfaatkan oleh kalangan garis keras sebagai “dalih” untuk melakukan kekerasan, kata perdana menteri Irak Kamis.