
Jika boleh kita katakan bahwa lembaran sejarah Republik Turki jilid pertama telah dihapus oleh hasil referendum yang dilakukan tanggal 12 September tahun ini (2010). Maka muncul banyak pertanyaan seputar ide lahirnya republik jilid dua yang kelahirannya secara resmi telah disaksikan dua pekan lalu. Seakan-akan kita tahu nama yang lahir itu dan orangnya, namun bentuk wajahnya masih belum jelas.

Kalau ada orang yang berbicara sepuluh tahun lalu tentang apa yang terjadi di Turki sekarang ini, tentu ia akan dituding sebagai orang tidak waras dan mengingau. Itu masih ringan dibandingkan dengan harus berurusan dengan penegak hukum karena dituding melakukan pelecehan terhadap paham sekulerisme.

dakwatuna.com – Gaza, Selasa (28/9), kemarin, usia Intifadhah Al-Aqsha genap 10 tahun. Intifadhah ini meletus karena dipicu oleh penodaan yang dilakukan penjahat Zionis Ariel Sharon terhadap area suci masjid Al-Aqsha bersama puluhan serdaru Zionis. Aksi itu tidak membuat orang-orang Palestina tinggal diam. Mereka mengobarkan api di bawah kaki kaum Zionis di semua wilayah Palestina. Sharon [...]

Dalam jumpa pers di Damaskus, 28/1/2006 Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Mish’al menekankan pentingnya menghormati pilihan rakyat Palestina dan tidak memberikan sanksi atas pilihan yang sudah ditentukan oleh mereka. Ia juga meminta agar Uni Eropa dan Amerika tidak memutus bantuannya kepada rakyat Palestina karena telah memilih Hamas.

Sabtu, 21 Agustus 2010 umat Islam memperingati peristiwa pembakaran Masjid Al Aqsha yang ke – 41. Mereka mengingat kembali sebuah aksi kejahatan Yahudi Zionis, di tengah kekhawatiran aksi peruntuhan masjid yang dilakukan oleh Zionis, melalui berbagai proyek penggalian lorong bawah tanah dan beragai proyek peruntuhan yang kian intensif, hingga sangat mengancam keruntuhan Masjid bila aksi itu terus dilakukan.

Suasana puasa di Tepi Barat, Palestina, tahun ini tak seramai dan sekhidmat tahun-tahun sebelumnya. Bukan terkait Al Quds dan Masjid Al Aqsha yang mendapat pengawasan ketat dan aturan baru Israel yang kian mengisolirnya dari masyarakat Muslim, tapi kali ini justru bersumber dari pemerintah otoritas Palestina Ramallah. Ada apa gerangan?

dakwatuna.com – Para elit Israel sesungguhnya sedang bingung menentukan solusi politik dengan Palestina. Karenanya, mereka terpecah-pecah dalam partai-partai. Setiap partai juga terpecah lagi. Ketika PM Israel yang merupakan ketua Partai Likud menuntut perundingan langsung dengan Israel, maka wakilnya Mosa Yaalon menegaskan secara resmi bahwa tidak ada harapan perundingan permanen dalam jangka waktu dekat. Ada consensus [...]

Ir. Ibrahim Ghausah (Al-Majd Jordania) dakwatuna.com – Pada saat mayoritas rezim Arab mundur dari tanggungjawabnya terhadap masalah Palestina padahal mereka penanggungjawab langsung dari prahara tahun 1948 dan tragedy 1967. Rezim Arab justru masih konsisten dengan prakarsa perdamaian dengan Israel sejak 2002 yang menyelewengkan hak kembali pengungsi Palestina dan mengakui Israel. Ini dilakukan oleh 22 negara [...]

dakwatuna.com – Bisa dipastikan, Benyamin Netanyahu, perdana menteri Israel dan konco-konconya dari ultra kanan radikal tidak pernah menyangka, reaksi rakyat Palestina, ummat Islam, Arab dan masyarakat dunia begitu besar akibat peristiwa pembantaian tentara Zionis terhadap kapal kebebasan di Laut Tengah yang mengakibatkan, 20 an meninggal syahid serta puluhan lainya luka-luka. Betul memang kita mengalami kerugian [...]

dakwatuna.com – Tesis Prof. Yazid Shayi’ berjudul “Tiga Tahun Pemerintahan Hamas di Jalur Gaza” yang diterbitkan oleh Pusat “Karawan” Studi Timur Tengah di Universitas Brandez yang kemudian diterjemahkan oleh Pusat Studi Zaitun menegaskan bahwa elit-elit Hamas menampik niatnya menerapkan proyek Islam di Jalur Gaza secara paksa. Elit Hamas menegaskan, bahwa contoh pemerintahan yang dicitakan Hamas [...]