Home / Ruqoyah

Ruqoyah

Ibu dengan 4 putra putri, 3 di antaranya sedang memasuki usia remaja. Mahasiswa STIU (Sekolah Tinggi Ulmu Usuluddin) jurusan tafsir hadits semester 3. Aktif mengajar majlis taklim, punya usaha rias muslim. Beberapa tulisan pernah dimuat di Tarbawi di rubrik kiat.

Bukalah Jendela Bahagia dengan Menulis

Menulis itu adalah kemampuan bertutur. Bagaimana cara kita bertutur, itu terserah kita, karena kitalah yang berhak menentukan, bukan menjiplak model/gaya orang lain. Bagaimana dengan aturan tehnik penulisan? Menulis adalah menuangkan gagasan dan ide, bukan karya ilmiah. Jangan “dipusingkan” dengan aturan –aturan yang akan menghambat kita dalam menulis. Apapun gaya tulisan kita, itulah gaya bertutur kita. Semakin sering kita menulis semakin terbentuk gaya dan ciri dari tulisan kita, tak perlu cemas atau takut mendapat kritik. Karena sejatinya kritik itu adalah obat mujarab yang akan menjadikan hasil tulisan kita bertambah baik.

Baca selengkapnya »

Bahagiakan Diri Dengan Ikhlas dan Memaafkan

Perkawinan kami telah memasuki usia 13 tahun. Semua berjalan seperti biasa, aku merasa bahagia dengan suami yang penuh kasih sayang, demokratis dan penuh perhatian, serta sayang kepada ke empat anak kami yang kian tumbuh besar dan sehat. Demikian pula aku merasakan sikap suamiku yang selalu hangat, komunikasi kami sangat baik, terbuka dan saling menghargai.

Baca selengkapnya »

Ayo Lemparkan Tongkatmu!!

Dakwah kita memiliki keunikan. Unik karena kita tidak hanya mengurusi perbaikan akhlak saja. Jika hanya mengurusi perbaikan akhlak saja, maka yang terusik hanya orang yang buruk akhlaknya. Dakwah kita bukan hanya mengurusi masalah fiqih saja. Karena Jika hanya masalah fiqih, maka yang terusik hanyalah orang yang fiqihnya berbeda dengan kita. Dakwah kita tidak hanya urusan politik, karena jika hanya urusan politik maka yang terusik hanya orang yang berbeda politik.

Baca selengkapnya »

Ibuku Janda Kaya

Rumah megah, kendaraan mewah, harta berlimpah, perhiasan emas permata, perabot serba mewah, dikelilingi para pembantu yang setia. Aaah… mungkin itu impian setiap manusia. Ibuku janda kaya, tetapi dia bukan selebritis, atau pengusaha sukses. Dia hanya seorang wanita sederhana yang menghabiskan waktunya di rumah, mengurus ke 12 anak kandungnya plus lima anak tiri.

Baca selengkapnya »

Puasa “Kok Loyo”?

Apa yang kita lihat pada bulan Ramadhan di siang hari? Masjid-masjid penuh dikunjungi orang. Sedang apakah mereka? Ternyata hanya sebagian kecil dari mereka yang memenuhi masjid untuk beribadah seperti shalat, dzikir, tilawah mendengarkan ceramah dan sebagainya, sebagian besar mereka memenuhi masjid untuk tidur bergelimpangan. Seakan ingin menunjukkan kepada orang lain ”aku lagi puasa ni… lemes, malas, ngantuk dan loyo”.

Baca selengkapnya »