Home / Restgha N, S.Pd

Restgha N, S.Pd

Guru Relawan Sekoah Guru Indonesia Dompet Dhuafa Angkatan 7.

Kurikulum dan Guru

Seperti apa yang diungkapkan oleh Asep Sapaat salah seorang praktisi pendidikan yang juga mantan Direktur Sekolah Guru Indonesia Dompet Dhuafa “Tak ada satu pun model pembelajaran terbaik untuk guru-guru. Yang terbaik, yang tepat ditampilkan di tempat yang tepat dan situasi yang tepat. Tak ada satu pun strategi mengajar yang terbaik. Semua tergantung pada situasi dan waktu yang yang tepat untuk dipraktikan guru. Sedahsyat apa pun kurikulum berbasis saintifik dengan model tematik integratif, jika tidak dipahami dan tak bisa diterjemahkan guru dalam praktik pembelajaran semua hanya isapan jempol belaka”. Itu artinya tak ada metode ataupun strategi terbaik, melainkan ketepatan guru dalam menerapkan metode atau strategi pembelajaran di dalam kelas yang disesuaikan dengan tempat dan situasi yang tepat juga. Tentu hal ini dapat dijadikan bahan refleksi bagi para guru.

Baca selengkapnya »

Anak Hanya Butuh Calistung

Pembelajaran tidak bermakna dari diri anak, banyak dipelajari tapi jauh dari lingkungan anak. Sedangkan sesuai dengan keperluan anak tidak juga, malahan anak tidak tahu mau dibawa kemana materi aja selain dari di meja belajar. Pendidikan juga dikemas dengan permainan seperti obat dibungkus gulali agar anak mau menelannya. Padahal anak akan belajar sendiri jika kemudian anak merasa perlu dengan materi yang diajarkan. Anak tidak perlu dipaksa untuk belajar karena sepanjang materi pembelajaran itu dirasa penting anak pasti akan menuntutnya.

Baca selengkapnya »

Pentingnya Kecerdasan Emosional Ditanamkan Sejak Dini

Pendidikan karakter tentu harus ditanamkan oleh orangtua dan sekolah sebagai lembaga formal merupakan sarana dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan tersebut melalui sekolah. Tentunya kerjasama orangtua dirumah dan guru sangatlah penting dalam hal ini agar tidak lagi terjadi hal-hal yang sangat tidak pantas dilakukan oeh masayarakt Indonesia terutama anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa.

Baca selengkapnya »

Mas Adi Dalam Sujudku

“Ya Allah, aku sadar aku banyak berdosa padaMu. Mohon ampuni aku. Ya Allah, boleh aku minta satu hal. Bukan maksud ingin mendahului kehendakMu tapi mohon Ijinkan aku berjodoh dengan mas Adi, ijinkan aku mengobati rasa kecewanya selama satu tahun ini. ijinkan aku mendampinginya sepanjang hidup dengan menjadikan aku istrinya yang solehah. Bukan lagi mendampinginya tanpa ikatan, ya allah beri ridhaMu pada kami."

Baca selengkapnya »

Call Me “Rafi”

Di semester pertama, saya fokus umembuat Rafi bisa membaca, saya kelelahan mencari berbagai metode ajar untuk Rafi. Ditambah kelas yang penuh dan Rafi sangat sulit berkonsentrasi. Kemudian, saya mengajar Rafi di luar jam sekolah dari mulai kartu huruf yang saya gunakan hingga tebak kata yang kemudian disusun. Tidak satupun saya berhasil membuat Rafi bisa membaca. Kemudian saya membuat kartu per suku kata yang diawali dengan tebak ekspresi dan gesture. Kemudian saya meminta setiap anak menebak secara bergantian dan menyusun suku kata yang terpisah menjadi kata yang sempurna , tentu sebelum metode ini digunakan saya mengajarkan para siswa belajar membaca per suku kata, begitu juga Rafi. Satu bulan sudah metode ini saya pakai meski tidak di kelas. Bukan hanya para siswa lain yang mampu membaca, Rafi pun sudah bisa membaca meski kadang salah membaca suku kata. Tetapi, metode ini cukup efektif untuk para siswa khususnya Rafi.

Baca selengkapnya »

Kualitas Pendidikan Gratis

Guru adalah penentu hitam dan putih wajah kualitas pendidikan. Selama guru masih bersedia mengembangkan kualitas diri, maka kendala fasilitas dapat dielakkan. Fasilitas hanyalah penunjang bukan kebutuhan utama dalam dunia pendidikan. Disaat sekolah gratis menuntut pembangunan gedung dan fasilitas penunjang. Sekolah alam justru belajar dari lingkungan sekitarnya. Percuma jikalau gedung telah megah, tapi guru masih juga enggan berubah. Bisa jadi sekolah gratis kian sepi, sekolah swasta berbayar kian diminati. Karena pendidikan bukan soal roti. Tapi soal masa depan generasi.

Baca selengkapnya »

“Budaya” Ciri Khas Bangsa

Menumbuhkan kecintaan mereka terhadap kebudayaan Indonesia melalui apresiasi karya seni tari melalui iringan musik lagu daerah merupakan salah satu cara yang dapat digunakan oleh para guru. Sebagai guru, sudah menjadi tugas seorang guru memperkenalkan, mengajarkan bagaimana menjadi bangsa yang cinta akan budaya yang ada ditanah air sendiri yaitu Indonesia. karena, budaya merupakan ciri khas Bangsa.

Baca selengkapnya »
Organization