Arsip Modul Materi Tarbiyah
oleh: Tim Kajian Manhaj Tarbiyah

Taubat (Bagian ke-1)

email

Menurut bahasa At-taubah berarti ar-rujuu’ (kembali), sedangkan menurut istilah taubat adalah kembali dari kondisi jauh dari Allah SWT menuju kedekatan kepada-Nya. Atau: pengakuan atas dosa, penyesalan, berhenti, dan tekad untuk tidak mengulanginya kembali di masa datang. Mengapa harus bertaubat?

Fiqih Shalat (Bagian ke-6): Hal-Hal yang Mubah dalam Shalat

Mubah adalah kita dibolehkan memilih antara mengerjakannya atau meninggalkannya, dalam arti salah satu tidak ada yang diutamakan. Tegasnya, tidak ada pahala, tidak ada siksa, dan tidak ada celaan atas berbuat atau meninggalkan perbuatan yang dimubahkan. Dan berikut ini adalah hal-hal yang mubah (diperbolehkan) dalam shalat.

Fiqih Shalat (Bagian ke-5): Hal-Hal yang Makruh dalam Shalat

Makruh adalah mengutamakan untuk ditinggalkan daripada dikerjakan, dengan tidak ada unsur keharusan. Yang melaksanakannya tidak mendapat dosa sekalipun terkadang mendapat celaan. Dalam shalat, ada beberapa hal yang hukumnya makruh.

Fiqih Shalat (Bagian ke-4): Sunnah Shalat

Sunnah shalat adalah amalan yang dianjurkan untuk diamalkan dalam shalat agar mendapatkan pahala lebih banyak, dan jika ditinggalkan tidak membatalkan shalatnya, antara lain yaitu: mengangkat tangan ketika takbiratul ihram, sehingga jari jempol setinggi daun telinga, atau bahunya, bagian dalam telapak tangan menghadap kiblat.

Fiqih Shalat (Bagian ke-3): Rukun Shalat

Rukun shalat juga disebut dengan fara’idhushshalat adalah amal perbuatan yang dilakukan selama dalam shalat, jika salah satunya ditinggalkan maka batal shalatnya. Rukun shalat itu mencakup: 1. Niat, yaitu berniat melaksanakan shalat yang dimaksud. Niat adanya di hati. Oleh sebab itu tidak disyaratkan melafalkannya, dan tidak ada teks niat yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dan Jika Hamba-Ku Meminta Kepada-Ku…

Ini kisah nyata! Bukan fiksi. Jam menunjukkan angka 4 pagi. Suasana hening. Tak ada yang bergerak kecuali dedaunan pohon yang ditiup oleh angin malam hari. Ujung-ujung dahan merangkul jendela rumahku. Tiba-tiba alarm berbunyi. Khadijah langsung mematikan alarm. Bangun dan bergegas ke kamar mandi. Langkahnya begitu berat karena ia tengah mengandung 8 bulan. Perutnya semakin membesar dan kakinya membengkak. Mudah lelah, nafasnya berat dan wajahnya pucat, matanya membengkak karena banyak menangis.

Kecukupan dan Kemudahan Memperoleh Udara

Kekuasaan Allah dalam penciptaan makhluk-makhluk-Nya amat besar, di antaranya Dia mencukupkan udara yang merupakan kebutuhan terpenting manusia. Allah SWT mengadakannya di setiap tempat di permukaan bumi ini sehingga Anda tidak perlu susah mengumpulkannya, atau memindahkan atau menyimpannya.


Halaman 1 dari 2612345...1020...Paling Lama »

Komentar Terakhir ke Tulisan Tim Kajian Manhaj Tarbiyah:

02/02 16:13 - Zull Fikar:
izin copas yahh... ...
02/02 14:35 - Sri_wahyuni:
subhanallah... tidak ada yang Mustahil bagi Allah SWT ...
02/02 14:17 - ummu fawwaaz:
Assalammualaikum wrwb ustadz,,saya mau tanya, apakah memegang mushaf ini boleh d ...
02/02 11:57 - Bunda Adit01:
subhanallah....ALLAH MAHA BESAR...... ...
01/02 16:07 - Aini Maulida:
Subhanallah...... ...
01/02 08:40 - Feri Andiprasetyo:
SubhanAlloh... ...
01/02 07:10 - Ibnu Jadid:
Subhanallah, Wala haula wala quwata illa billah. ...