Home / Lhinblue Alfayruz

Lhinblue Alfayruz

seorang perempuan yang suka menulis dengan kepribadian phlegmatis-melankolis dan dreamy idealist

Pilihan Sendiri atau Murabbi?

Ada banyak cerita yang aku dapatkan tentang proses ta’aruf selama ini. Dari sekian banyak cerita, ternyata ada yang sungguh dramatis dan tragis. Seperti apakah ceritanya? Seperti judul di atas, cerita ta’aruf yang akan diangkat di sini tentang pilihan sendiri atau pilihan murabbi. Ada yang pernah bilang: “Salah ga sih kalo ada ikhwan yang sudah punya pilihan sendiri kemudian mengajukan sebuah nama kepada murabbinya?”

Baca selengkapnya »

Hawa Mengenali Adam: Tulang Rusuk Mengenali Siapa Pemiliknya

Mungkin akan terlontar pertanyaan begini: “Nabi Adam dan Hawa itu kan cuma dua-duanya manusia di bumi. Jadi ketika bertemu mudah untuk saling mengenali. Lantas bagaimana dengan kita yang jumlah penduduk bumi sudah sekian milyar banyaknya? Bagaimana kita bisa tahu bahwa dialah tulang rusuk kita (bagi laki-laki) atau dialah pemilik tulang rusuk ini (bagi perempuan)?

Baca selengkapnya »

Buntu

Buntu, dalam labirin itu, gelap, pekat, berjalan ke sana, tak bertemu siapa-siapa, berjalan ke sini, tak ada yang menanti, aku harus bagaimana? Buntu, hanya bisa berdiam kelu, hening, sepi, tak ada lawan bicara, hanya ada dedaunan cemara, menyendiri dan terasa hampa, mencari jalan keluar yang tak jua jumpa, aku harus bagaimana?

Baca selengkapnya »

Motivasiku Motivasimu

Ketika di awal program tahfizh Qur’an di Al Manar, ditanyalah apa motivasi ikut tahfizh? Semua terdiam. Mungkin bingung dan mencoba menjejaki hati serta bertanya jauh ke lubuk terdalamnya: “Kenapa aku berada di sini mengikuti tahfizh Qur’an?” Hmm... Saat itu, yang terpikir di benak adalah suara rekaman kajian Ustadzah Yoyoh Yusroh. Iri terhadap beliau yang mengajari anak-anaknya Al-Qur’an bukan sekadar dihafal.

Baca selengkapnya »

Fenomena Partai Masuk Kampung

Aku akan mengangkat tulisan ini dari sisi ‘partai masuk kampung’ bukan yang lainnya. Jadi, yang aku lihat selama ini, partai dakwah ini masuk kampung ga hanya menjelang ajang-ajang pemilihan. Seperti kita tahu, partai dakwah ini punya kader yang banyak dan loyalitasnya ga usah dipertanyakan. Kader-kader itulah yang tersebar di berbagai daerah, sampai tingkat kelurahan dan RW.

Baca selengkapnya »

Ketika Akhwat Mengajukan Diri

“Assalamu’alaikum…”, sapaku dengan nafas setengah tersengal pada Ka Mia sambil cipika cipiki. “Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.. Sehat Dhir?”, balasnya sambil tersenyum. “Alhamdulillah Ka.. Kakak udah lama di sini?”, sahutku sambil menyelonjorkan kaki. “Baru nyampe juga kok.. Mbak Syifa telat katanya, kita diminta mulai dulu. Kita tunggu satu orang lagi aja ya baru kita mulai liqonya..”

Baca selengkapnya »

Rasa Wanita Anugerah Pencipta

Jika anugerah itu membahagiakan, Maka cinta yang [katanya] merupakan anugerah dariNYA, Seharusnya juga membahagiakan. Namun adakalanya, Ada yang merasa tak bahagia dengan cinta, Atau janganlah terlalu dini menyebutnya cinta, Mari kita sebut saja sebuah rasa Rasa yang berbeda, Yang [lagi-lagi katanya] menggetarkan jiwa.

Baca selengkapnya »

Emang Akhwat Bisa Jatuh Cinta?!

Wah, ngomongin tentang cinta. Akhwat?! Jatuh cinta?! Emang bisa?! Woi, woi, akhwat juga manusia, akhwat juga bisa jatuh cinta, seakhwatnya akhwat juga punya rasa cinta, benci, suka, dll. Nih, salah satu contoh percakapan dua orang akhwat. Nayla: “ras, mau nanya donk!” Laras: “nanya apa?!“ Nayla: “tapi, kamu jawab yang jujur ya!” Laras: “iya, emang apa?” Nayla: “kamu pernah jatuh cinta ga?”

Baca selengkapnya »
Organization