Arsip Kajian dan Berita
oleh: Tim dakwatuna.com

Kemenkes Perlu Pertimbangkan ‘Aspek Halal’ dalam Pengadaan Vaksin

email

Anggota Komisi IX DPR RI FPKS Herlini Amran memberikan catatan kepada Kementerian Kesehatan terkait hibah vaksin meningitis seharga 21 Milyar untuk negara Kenya. Hibah tersebut berupa barang milik negara berupa 95.581 Vial/Falkon Vaksin Mencevak ACW135Y yang akan kadaluwarsa pada bulan Maret – April 2013 milik Kemenkes berdasarkan Data yang di berikan Sekjen Kemenkes dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IX DPR RI.

Jasa Gadai Emas di Bank Syariah Akan Kembali Dibuka

Bank Indonesia (BI) siap membuka kembali praktek jasa gadai emas di industri perbankan syariah bulan Februari mendatang. Hal ini dilakukan agar produk gadai emas tidak lagi disalahgunakan untuk investasi spekulatif.

BI Segera Rilis Indeks Imbal Hasil Bank Syariah

Bank Indonesia (BI) akan merilis indeks tingkat imbal hasil bank syariah pada Februari ini. Indeks tersebut kelak menjadi acuan pengelola bank syariah dalam menentukan imbal hasil produk bank syariah, terutama bagi hasil pembiayaan.

Pemerintah Harus Tingkatkan Kualitas Madrasah

Program akreditasi madrasah yang dilakukan kementerian agama mendapat sambutan dari Surahman Hidayat, Wakil Ketua Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Fraksi PKS. “Kita menyambut baik program akreditasi ini agar madrasah kita semakin berkualitas,” ujar Surahman Senin, (6/02/2012) di Jakarta.

Bank Syariah Diimbau Perhatikan Substansi Produk

Bank Indonesia (BI) mengimbau perbankan syariah agar mempertimbangkan substansi syariah saat menghadirkan produk kepada masyarakat. “Seharusnya dalam meluncurkan produk, perbankan syariah tidak hanya berdasarkan aturan syariah, namun perlu juga mempertimbangkan apakah produk tersebut betul-betul sesuai dengan substasi yang sesuai dengan ekonomi syariah,” kata Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI Mulya Effendi Siregar pada seminar perbankan Syariah di Jakarta, Senin (6/2).

Abbas dan Misy’al Tandatangani Kesepakatan Doha

Kepala Biro Politik Hamas, Khalid Misy’al dan Kepala Otoritas Palestina, Abu Mazen akhirnya menandatangani kesepakatan Doha, yang dimediasikan oleh Kerajaan Qatar, Senin (6/1). Isi dari perjanjian itu adalah kesepakatan untuk melanjutkan kinerja dari Komite Kebebasan Umum, Mengakhiri berbagai kasus penangkapan, mengembalikan para petinggi Fatah ke Jalur Gaza, permasalahan pasport, pelaksanaan Komite Rekonsiliasi, dan mewujudkan pelaksanaan dari kesepakatan Kairo dengan peningkatan kinerja Komite Pemilu di Jalur Gaza, Tepi Barat dan Al-Quds.

Presiden: Islam Menjunjung Tinggi Harkat dan Martabat Kemanusiaan

Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati secara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin (6/2/2012). Acara dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang mendampingi, Ibu Negara Ani Yudhoyono dan Wakil Presiden Boediono yang hadir bersama Ibu Herawati Boediono. Dalam pidatonya SBY mengatakan, Islam adalah agama yang menjunjung nilai-nilai universal, seperti keadilan, keadaban, kesantunan, dan toleransi. Islam juga menjunjung tinggi nilai kehormatan sesama manusia.

Veto Rusia-Cina Bikin Marah Dunia

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) gagal membantu penyelesaian atas kekerasan dan krisis politik di Syria. Pasalnya, draf resolusi tentang upaya penyelesaian krisis Syria gagal disahkan oleh Dewan Keamanan (DK) PBB. Ini terjadi setelah dua sekutu dekat Syria, Rusia dan Tiongkok, selaku anggota tetap DK PBB menggunakan hak veto mereka. Tindakan itu menjegal upaya PBB membantu menghentikan pembunuhan masal rezim Presiden Bashar al-Assad terhadap warga Syria, khususnya yang menentang pemerintahannya.

Akhirnya Geeta School Cabut Larangan Berjilbab di Sekolah

Setelah mendapat kecaman dari berbagai pihak terkait larangan penggunaan jilbab, Yayasan Geeta School akhirnya mencabut aturan sekolah tersebut dan memperbolehkan siswinya mengenakan jilbab. “Pihak yayasan sudah menyetujui perubahan aturan mengenai penggunaan aksesoris keagamaan yang sebelumnya dilarang,” tegas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cirebon Anwar Sanusi saat ditemui usai pertemuan antara forum komunikasi daerah dengan Yayasan Geeta School di Balai Kota Cirebon, Senin (6/2/2012).

Ikhwanul Muslimin Seru Boikot Produk Rusia & Cina yang Berencana Men-veto Resolusi DK PBB tentang Suriah

Rencana Rusia dan Cina memboikot resolusi Dewan Keamanan PBB tentang Suriah dikecam kelompok Islam, Ikhwanul Muslimin. Gerakan Islam paling berpengaruh di Timur Tengah ini menyerukan umat Islam dunia dan Arab memboikot produk-produk Rusia dan Cina. “Dengan veto Rusia dan Cina, menjadi bukti bahwa mereka mengambil bagian dalam pembunuhan warga Suriah,” kata Pemimpin Ikhwanul Muslimin, Hamam, seperti dikutip alarabiya.net, Senin (6/2).


Halaman 2 dari 23712345...102030...Paling Lama »

Komentar Terakhir ke Tulisan Tim dakwatuna.com:

09/02 18:19 - JAKA TING TING:
Ane salut sama ente Bro..pastinya hafalan hadits ente udah banyak bangett nih..t ...
09/02 16:30 - Abukholid75:
kita harus mulai dari kita membangun image bahwa umat islam ini SATU sebagaimana ...
09/02 16:21 - Arie Syafrudin:
bagaimana dengan orang2 syi'ah/ahmadiyah ustadz? apakah sudah jatuh ke kafiran t ...
09/02 12:46 - Mhusein71:
Adakah niat depopulasi dalam penyebaran vaksin? atau malah biological weapon? ...
09/02 08:42 - Yanam1199:
umat yg mana? ...
09/02 00:22 - Kiftiawati:
terkait dnegan artikel ini, salah satu teriakannya menjelang ajal adalah darwin ...
08/02 11:14 - Wibowo:
Tidak asal menolak tapi memberikan solisi. Dan ini adalah cara FPKS. Sipp utk FP ...