Home / Berita / Internasional / Asia / Oposisi Suriah: Kami Membahas Tentang Situasi Kemanusiaan dan Transisi Politik

Oposisi Suriah: Kami Membahas Tentang Situasi Kemanusiaan dan Transisi Politik

Kepala Delegasi Oposisi Suriah, Nashr al-Hariri. (aljazeera.net)

dakwatuna.com – Jenewa. Kepala delegasi oposisi Suriah, Nashr al-Hariri mengatakan, delegasi menyampaikan penjelasan kepada utusan khusus PBB, Staffan de Mistura, tentang situasi kemanusiaan yang semakin memburuk di Suriah. Selain itu, tambahnya, juga ada pembahasan tentang mekanisme transisi politik.

Dalam konferensi pers di Markas Besar PBB di Jenewa, Kamis (18/05/2017), al-Hariri menambahkan, fokus laporannya kepada de Mistura juga tentang penangkapan tahanan yang terus berlanjut. Serta penangkapan para pemuda dari tempat pengungsian, lalu mengirimnya ke front pertempuran.

Terkait pembahasan transisi politik, al-Hariri menegaskan, pertemuan hari itu berfokus pada prosedur konstitusional dan hukum untuk memperlancar proses transisi. al-Hariri menambahkan, pada hari ini Jumat (19/05), pihaknya akan menyampaikan dua memorial kepada de Mistura, yaitu tentang peran Iran di Suriah yang disebutnya dengan ‘sabotase’ dan tentang para tahanan.

Al-Hariri juga mengatakan, rezim saat ini mempermudah ISIS untuk melakukan serangan di sejumlah desa di Hamat Timur. Tujuannya tak lain adalah menargetkan warga sipil, dan upaya rezim untuk membingungkan proses politik serta mencegahnya berkembang, tambah al-Hariri. (whc/dakwatuna)

Sumber: Aljazeera.net

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
William Ciputra
Alumni Mahad Aly An-Nuaimy Jakarta

Lihat Juga

Perundingan Astana: Janji-janji Rusia kepada Kelompok Oposisi Suriah

Organization