Home / Berita / Internasional / Eropa / Parlemen Inggris Dukung Pelaksanaan Pemilu Dini

Parlemen Inggris Dukung Pelaksanaan Pemilu Dini

Parlemen Inggris dukung pelaksanaan pemilu dini 8 Juni. (aljazeera.com)

dakwatuna.com – London. Setidaknya 522 suara angota parlemen Inggris, pada Rabu (19/04/2017) mendukung seruan Perdana Menteri (PM), Theresa May, terkait pelaksanaan pemilu dini. Sedangkan anggota yang menolak, hanya 13 suara.

Sebelumnya, pada Selasa (18/04), PM May menyerukan pemilu dini yang akan digelar pada tanggal 8 Juni mendatang. Pemilu dini itu, menurut PM May, untuk memperkuat posisinya dalam negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE).

Lebih lanjut, PM May menyebutkan, pemilu dini 8 Juni adalah sebagai pengganti pemilu yang sebelumnya akan digelar pada tahun 2020. Pemilu dini juga dimaksudkan untuk menghindarkan negara dari instabilitas efek keputusan keluarnya Inggris dari EU, tambah PM May.

Sebagaimana yang telah dijadwalkan, Inggris secara resmi akan keluar dari EU pada bulan Maret 2019.

Dukungan terhadap seruan PM May terkait pemilu dini, juga datang dari Partai Buruh Inggris. Bahkan pimpinan Partai Buruh, yang juga partai oposisi, Jeremy Corbin mengatakan, pemilu dini akan memberikan kesempatan bagi rakyat untuk memilih pemerintah yang menempatkan kepentingan umum di atas segalanya. (whc/aljazeera/dakwatuna)

Advertisements

Redaktur: William Ciputra

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (No Ratings Yet)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
William Ciputra
Alumni Mahad Aly An-Nuaimy Jakarta
  • Ibnu

    Yg paling perlu PEMILU dini ya di negara ini, jangan menunggu 2019, sdh kritis & darurat keadaan negara ini, semua kacau balau dan diporakporandakan!

  • Ibnu

    Yg paling perlu PEMILU dini ya di negara ini, jangan menunggu 2019, sdh kritis & darurat keadaan negara ini, semua kacau balau dan diporakporandakan!

Lihat Juga

Gabung Uni Eropa Dipersulit, Erdogan: Aliansi Salibis yang Menolak Turki