Home / Berita / Daerah / Klarifikasi Terhadap Kabar Yang Beredar Bahwa Majelis Rasululah SAW (MR) Mendukung Cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Dalam Pilgub DKI

Klarifikasi Terhadap Kabar Yang Beredar Bahwa Majelis Rasululah SAW (MR) Mendukung Cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Dalam Pilgub DKI

Pilkada DKI Jakarta
Habib Nabiel Fuad Al Musawa, Majelis Syuro Majelis RasuluLLAAH SAW. (@habib.nabiel.almusawa)

dakwatuna.com – Jakarta.  Majelis Rasulullah (MR) memberikan klarifikasi terkait beredarnya foto salah seorang Majelis Syuro MR, Habib Nabiel Fuad Al Musawa dan beberapa orang pengurus bersama pertahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Foto yang dilansir oleh orang yang tidak bertanggung jawab tersebut kemudian menimbulkan opini bahwa MR mendukung Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dalam klarifikasi yang diposting pada akun facebook @habib.nabiel.almusawa tersebut, Habib Nabiel menyampaikan bahwa foto yang disebar tersebut merupakan foto yang diambil pada tanggal 6 maret 2015 saat MR memprotes keras kebijakan Ahok yang melarang kegiatan rutin zikir MR di kawasan Monas.

Berikut Klarifikasi lengkap Majelis Rasulullah yang disampaikan Majelis Syuro MR, Habib Nabiel Fuad Al Musawa.

 

AlhamduliLLAAHi wash Shalatu was Salaamu ‘ala Sayyidina RasuliLLAAH SAW..

Terkait beredarnya foto saya dan Pengurus Majelis Rasulullah (MR) bersama gubernur Ahok yang dilansir oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab akhir-akhir ini maka perlu diluruskan hal-hal sebagai berikut:

  1. MR bukan parpol dan MR tidak pernah ikut-ikutan dalam kampanye, baik kampanye Pilkada, Pileg maupun Pilpres. Oleh karena itu MR berlepas diri dari dukung-mendukung cagub/cawagub DKI, sebab MR adalah murni Majelis Zikir yang bermanhajkan aqidah Ahlus Sunnah wal jama’ah dibawah bimbingan Guru Mulia Habibana Umar bin Hafizh. Maka terkait Pilkada DKI, MR hanya mengenalkan dan mendoakan para calon yang sesuai dengan aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, dan jelas gubernur Ahok tidak masuk dalam kriteria tsb.
  2. Terkait foto saya dan Crew MR bersama gubernur Ahok, maka foto tsb adalah foto pada tgl 6 Maret 2015 yaitu saat MR memprotes keras kebijakan gubernur Ahok yang melarang kegiatan rutin zikir MR di Monas dari sejak zaman beberapa gubernur sebelumnya.

MR diundang oleh gubernur Ahok untuk membicarakan masalah tersebut ke balaikota, dan pada saat itu telah dicapai kesepakatan bahwa MR boleh tetap mengadakan 5 kegiatan besar di Monas selama tahun 2015, yaitu sampai bulan Desember 2015, yang kemudian janji itu tidak ditepati oleh gubernur Ahok.

  1. MR tidak pernah menerima bantuan material apapun dari Penprov DKI, selain dari janji pemberian izin 5 acara kami pada tahun 2015 (ad.2 di atas) yang sampai saat ini tidak pernah ditepati. Bahkan yang beredar berita di media pada saat itu adalah justru tuduhan gubernur Ahok bahwa EO-MR ingin di Monas hanya ingin cari duit dari PKL, bahwa apakah kalau zikir di Istiqlal gak diterima Tuhan, dan tuduhan-tuduhan miring lainnya.
  2. Berbagai pernyataan gubernur Ahok di atas saja sudah menyakiti kami, dan kami sama sekali tidak membalas pernyataan-pernyataan tersebut, lalu akhir-akhir ini beredar pula foto kami pada saat memprotes pelarangan izin Monas yang diputarbalikkan seolah-olah MR mendukung cagub Ahok, benar-benar ini sudah fitnah yang luarbiasa.
  3. Tetapi manhaj MR melarang kami untuk menempuh jalan kekerasan apalagi sampai ke jalur hukum dan lain sebagainya, maka kami akan bersabar atas berbagai tuduhan dan fitnah ini, semuanya hanya akan kami serahkan kepada ALLAAH SWT, dan langkah kami terhadap semua yang melakukannya adalah kami doakan agar mereka semua diberi hidayah oleh ALLAAH SWT dan ditunjukkan kepada jalan yang lurus.

Klarifikasi ini kami buat bukan untuk membuka permusuhan atau perlawanan pada siapapun dan pihak manapun, melainkan hanya untuk menyampaikan kebenaran dan agar masyarakat mengetahui duduk masalah yang sebenarnya.

Sungguh tugas kami hanya untuk melakukan perbaikan sekuat tenaga kami, dan tidaklah yang menunjukkan kepada hidayah kecuali hanya ALLAAH SWT, hanya kepada-NYA kami bertawakkal dan hanya kepada-NYA pula kami akan dikembalikan.

Habib Nabiel Fuad Al Musawa
Majelis Syuro Majelis RasuluLLAAH SAW

Berikut Video Lengkap Klarifikasi tersebut:

(SaBah/dakwatuna)

 

Advertisements

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 2,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Amandemen Konstitusi di Turki, Kemajuan atau Kemunduran?

Organization