Home / Berita / Daerah / Nasrulloh: Hulu Dari Kegaduhan Hukum Saat Ini, Kasus Ahok

Nasrulloh: Hulu Dari Kegaduhan Hukum Saat Ini, Kasus Ahok

Majelis Hakim Kasus Dugaan Penistaan Agama dengan Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (kompas.com)

dakwatuna.com – Jakarta. Pengamat hukum dan hak asasi manusia, Nasrulloh Nasution menilai kehidupan berbangsa di Indonesia saat ini sedang mengalami krisis. Hal ini diungkapkan Nasrulloh pada saat diskusi dengan beberapa lembaga advokasi kemarin (22/1/2017) di bilangan Tebet Jakarta Selatan.

Krisis kebangsaan, kata Nasrulloh dapat dilihat dari banyaknya perselisihan yang terjadi di antara anak bangsa. “Satu sama lain saling lapor (polisi), saling hujat dan mempertontonkan kekuatan masing-masing,” ungkap Nasrulloh yang aktif dalam diskusi bertajuk ‘Arah Penegakan Hukum setelah kasus Penodaan Agama oleh Ahok.’

Ia menilai gaduh politik dan hukum yang terjadi saat ini, diawali oleh kasus dugaan penodaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. “Sejak kasus itu, masyarakat Indonesia terpecah, dan hukum dijadikan alat untuk memuaskan hasrat masing-masing kelompok,” kata Koordinator Persidangan Tim Advokasi GNPF MUI ini.

Polisi disatu pihak, lanjut Nasrulloh, dipaksa untuk memuaskan syahwat dari kelompok tertentu dengan menindaklanjuti laporan yang sudah dibuat oleh pihak terkait. “Akibatnya kepolisian disibukan dengan banyaknya laporan, dimana laporan tersebut kalau dihubungkan masih terkait dan ada hubungannya dengan perkara Ahok sebagai terdakwa penodaan agama,” jelas pengacara publik ini.

Jadi menurutnya, sudah pantas dan selayaknya Basuki Tjahaja Purnama dihukum berat. “Hulu dari kegaduhan adalah lantaran satu orang, akibatnya satu negara gaduh. Hukum menjadi pedang tajam yang siap menghunus, khususnya yang dianggap sebagai lawan dari penguasa,” tandasnya. (sb/dakwatuna.com)

Advertisements

Redaktur: Samin Barkah

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 9,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Lihat Juga

Walaupun Melanggar UU, Sertijab Ahok Akan Digelar Sore Ini