Home / Pemuda / Puisi dan Syair / Coretan Untuk Ayah

Coretan Untuk Ayah

Konten ini adalah kiriman dari pembaca dakwatuna.com. Kirimkan informasi, gagasan, pemikiran, atau pendapat dari Anda dalam bentuk tulisan kepada kami, klik di sini.
Raeni menuju Auditorium Unnes untuk mengikuti wisuda diantar oleh Mugiyono, ayahnya, Selasa (10/6/2014). (Lintang Hakim/Dok Unnes)
ilustrasi. (Lintang Hakim/Dok Unnes)

dakwatuna.com

Awalnya ku kira ini hanyalah sebuah mimpi belaka
Ternyata tidak, Ayah benar-benar telah tiada
Ia benar-benar telah pergi dari dunia yang fana
Menuju Rabb-nya yang maha sempurna.

Ayah…..
Perjuanganmu meninggalkan seribu arti
Kelembutanmu menyisakan sejuta makna
Ketulusanmu menggetarkan kesunyian hati
Kata-kata mu menyejukkan jiwa yang terlena.

Mendengar Suaramu kini hanyalah sebuah bayangan
Melihat senyummu kini hanyalah tinggal khayalan
Rindu akan Canda tawa mu kini hanyalah sebuah pengharapan
Mencium tanganmu kini hanyalah tinggal impian.

Ayah, tahukah engkau….
Betapa hati ini menjerit
Dan air mata ini seakan-akan tidak henti-hentinya mengalir
Ketika kami melihatmu hanya terdiam membisu
Seakan suara indahmu hilang dalam dimensi waktu

Jika bukan karena Allah dan iman di dalam dada
Pasti kami telah hancur di bawa oleh arus duniawi
Melepaskan kepergianmu untuk selamanya
Itu hal yang tersulit dalam hidup ini.

Ayah, tahukah engkau….
Ketika cinta ini seakan tidak ingin berpisah
Ketika waktu terasa sangat singkat untuk terus bersama
Ketika kepergianmu menyisakan air mata
Meskipun kami tahu bahwa hidup hanyalah menjalani skenario yang maha kuasa.

Ayah, kami yakin Allah telah menepati janjinya
Ketika engkau melihat mahligai surga yang bertahta
Engkau lukiskan senyuman indah mu yang merona
Senyuman terakhir yang meneduhkan jiwa.

Akan kami ukir namamu di setiap bait-bait doa
Akan kami sebut namamu di sujud dalam keheningan malam
Hingga tiba suatu saat nanti
semoga kita akan berjumpa lagi.

Wahai Allah, Rabbul Izzati
Muliakanlah ia laksana seorang raja
Cintailah ia laksana sang kekasih
Rahmatilah ia dengan rahmatmu yang maha bijaksana
Sayangilah ia dengan kasih sayang-Mu yang tak bertepi

(dakwatuna.com/hdn)

Advertisements

Redaktur: Deasy Lyna Tsuraya

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.
Mursal Muhammad Jafar
Alumnus Yaman Master candidate In Tazkia University College for Islamic Economic's Course

Lihat Juga

16 Peran Penting Ayah dalam Mendidik Anak