Home / Berita / Nasional / Jika Ahok Tetap Dilantik, FPI Akan Gugat ke PTUN

Jika Ahok Tetap Dilantik, FPI Akan Gugat ke PTUN

Massa FPI mendatangi gedung DPRD DKI untuk menolak Ahok dilantik menjadi Gubernur.  (viva.co.id)
Massa FPI mendatangi gedung DPRD DKI untuk menolak Ahok dilantik menjadi Gubernur. (viva.co.id)

dakwatuna.com – Jakarta.  Front Pembela Islam (FPI) tetap tidak menginginkan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Gubernur DKI Jakarta. Untuk itu FPI akan menempuh langkah hukum dengan melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“FPI tidak akan pernah menyerah, bahwa FPI tetap tidak menginginkan Ahok menjadi Gubernur DKI,” tegas kuasa hukum FPI, Sugito Atmo Pawiro di Mapolda Metro Jaya, Rabu (12/11/14).

Ia menjelaskan salah satu penolakan terhadap Ahok, lantaran FPI menilai sikap Ahok yang arogan. Selain berniat melakukan judicial review ke MK, FPI juga akan mengajukan gugatan ke Pengadilan Tinggi Usaha Negara atas keputusan pelantikan Ahok menjadi gubernur.

“Kalau misalnya nanti dia (Ahok) sudah dilantik, kita (FPI) pun rencana mem-PTUN-kan, apa namanya pelantikan tersebut, keputusan tersebut,” katanya.

Sebelumnya, FPI melaporkan Ahok terkait dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap FPI ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, Rabu (12/11).

Dalam hal ini, video dan tulisan di beberapa media terkait pernyataan Ahok yang dianggap memojokkan Front Pembela Islam (FPI) akan dijadikan barang bukti oleh FPI dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan perbuatan tidak menyenangkan itu ke Polda Metro Jaya.

FPI menggelar aksi unjuk rasa penolakan Ahok pada Senin (10/11/14) di halaman Gedung DPRD DKI yang berlanjut hingga ke Balaikota. Aksi kali ini dipimpin langsung oleh oleh Imam Besar FPI, Habib Rizieq. (ROL/sbb/dakwatuna)

 

About these ads

Redaktur: Saiful Bahri

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (5 votes, average: 9,40 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Saiful Bahri
Lahir dan besar di Jakarta, Ayah dari 5 orang Anak yang hobi Membaca dan Sepak Bola. Setelah berpetualang di dunia kerja, panggilan jiwa membawanya menekuni dunia membaca dan menulis.

Lihat Juga

Ulama Minta Umat Islam Kawal Kasus Ahok