Home / Berita / Nasional / Gara-Gara Kartu ‘Sakti’, Jokowi Bisa Tersandera Kasus Korupsi

Gara-Gara Kartu ‘Sakti’, Jokowi Bisa Tersandera Kasus Korupsi

Presiden Joko Widodo luncurkan tiga kartu 'sakti'. (atjehcyber.net)
Presiden Joko Widodo luncurkan tiga kartu ‘sakti’. (atjehcyber.net)

dakwatuna.com – Jakarta. Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) bisa tersandung masalah hukum dari programnya sendiri terkiat Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Sejahtera (KKS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Jokowi bisa blunder yang bukan tidak mungkin berakibat fatal misalnya tersandera kasus korupsi,” kata Pangi, di Jakarta, Jumat (7/11).

Pangi mengungkapkan, dana Corporate Social Responsibility (CSR) yang disebut digunakan untuk pembiayaan awal kartu ‘sakti’ Jokowi justru lebih rawan terhadap kepentingan-kepentingan. Meski dana APBN sampai saat ini diakui pemerintah belum digunakan untuk program tersebut.

Menurutnya, akuntabilitas penggunaan dana harus jelas dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Jadi, tambahnya, harus ada mekanisme yang jelas terkait penggunaannya untuk mempertanggungjawabkan ke publik. Jika tidak, justru bisa menjadi bumerang. Apalagi, dana CSR dari swasta sangat rawan terhadap kepentingan.

“Apalagi ini anggarannya bukan sedikit, maka harus dipastikan tranparansinya,” ujarnya (epp/ROL/abr/dakwatuna)

About these ads

Redaktur: Abdul Rohim

Beri Nilai:
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars6 Stars7 Stars8 Stars9 Stars10 Stars (1 votes, average: 10,00 out of 10)
Loading...

Bergabunglah ke Channel @dakwatuna di Telegram, caranya klik di sini.

Tentang

Abdul Rohim
Seorang suami dan ayah

Lihat Juga

Kunjungi Komnas HAM, KAMMI Dukung Pengusutan Kasus Pelanggaran HAM